Skripsi
Hubungan academic self-efficacy dan academic self-concept dengan impostor phenomenon pada high achiever student di Kota Malang / Syafira Putri Giriansyah
Abstrak
High achiever student merupakan julukan yang diberikan kepada mahasiswa dengan pencapaian akademik tinggi. Pada umumnya mahasiswa yang memiliki pencapaian akademik tinggi akan mempunyai kepercayaan diri dan konsep diri yang tinggi namun berbeda dengan mahasiswa yang mengalami impostor phenomenon yang justru semakin merasakan keraguan terhadap kemampuannya sendiri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran academic self-efficacy dan academic self-concept terhadap impostor phenomenon pada high achiever student di Kota Malang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain regresi berganda untuk menguji hipotesis. Responden penelitian ini berjumlah 385 mahasiswa high achiever pada universitas yang berada di Kota Malang dengan kriteria tahun angkatan 2019-2021 dan berusia 18-25 tahun. Terdapat beberapa instrumen yang digunakan dalam penelitian ini yaitu 1) Clance Impostor Phenomenon Scale (CIPS) yang telah diadaptasi ke dalam Bahasa Indonesia oleh Agustiningtyas (2021) 2) The Academic Self-Efficacy Scale (TASES) yang telah diadaptasi ke dalam Bahasa Indonesia oleh Darmayanti dkk. (2021) 3) The Academic Self-Concept Scale Short Form (ASCS-SF) yang telah diadaptasi ke dalam Bahasa Indonesia oleh Arofah (2019). Ketiga instrumen tersebut telah dilakukan modifikasi oleh peneliti baik perubahan pada beberapa kalimat ataupun penambahan aitem. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa sumbangan yang diberikan academic self-efficacy dan academic self-concept terhadap impostor phenomenon pada high achiever student di Kota Malang adalah sebesar 24 1% dengan arah pengaruh negatif.