Skripsi
Implementasi pengajuan klaim pelayanan rawat inap pasien BPJS Kesehatan di RSIA Puri Bunda Kota Malang / Rizka Laila Ilmi
Abstrak
Dalam pelaksanaan pengajuan klaim di RSIA Puri Bunda Malang masih terdapat keterlambatan pembayaran klaim oleh BPJS Kesehatan. Hal ini terjadi karena adanya pengembalian berkas klaim kepada pihak rumah sakit karena ketidaksesuaian persyaratan pengajuan klaim. Diketahui pada Tahun 2022 terdapat 5.674 berkas pengajuan klaim BPJS Kesehatan dan sekitar 6.8% atau sejumlah 388 berkas klaim tertunda. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pelaksanaan pengajuan klaim pelayanan rawat inap pasien BPJS Kesehatan di RSIA Puri Bunda Malang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan rancangan penelitian studi kasus. Variabel penelitian meliputi variabel input (SDM kelengkapan berkas sistem INA CBG rsquo s panduan pelaksanaan) variabel proses (verifikasi klaim) dan variabel output (pengajuan klaim). Informan pada penelitian ini berjumlah 3 informan antara lain Kanit Rekam Medis Manajer Penunjang Medis dan Kabag Penjaminan Manfaat dan Utilisasi BPJS Kesehatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa RSIA Puri Bunda Malang belum pernah terlambat dalam mengajukan klaim BPJS Kesehatan. Namun dalam pelaksanaannya masih terdapat beberapa kendala diantaranya adanya penambahan beban kerja petugas keterbatasan pemahaman koder ketidaklengkapan berkas pengajuan klaim kendala pada sistem INA CBG rsquo s perbedaan pemahaman terkait pengkodingan dan tidak melakukan pemeriksaan persyaratan kelengkapan berkas pengajuan klaim. Oleh karena itu diperlukan perhitungan beban kerja petugas serta pelaksanaan pelatihan dan sosialisasi pengkodingan.