Skripsi
Pengaruh fomo dan kecanduan media sosial terhadap perilaku phubbing pada remaja penggemar k-pop / Catherine Agnesia Putri
Abstrak
Berkembangnya teknologi informasi dan komunikasi memudahkan remaja penggemar K-Pop mengakses dan mencari tahu berbagai informasi yang dibutuhkannya melalui media sosial. Namun dengan adanya kemudahan untuk mengakses informasi melalui media sosial membuat remaja penggemar K-Pop cenderung memusatkan perhatiannya pada smartphone saat berbicara dengan orang lain dan mengabaikan lawan bicaranya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh FoMO dan kecanduan media sosial terhadap perilaku phubbing pada remaja penggemar K-Pop. Desain penelitian yang digunakan yaitu desain kuantitatif korelasional. Teknik sampling menggunakan metode non-probability sampling dengan jenis convenience sampling dan diperoleh jumlah sebesar 193 partisipan. Penelitian menggunakan 3 skala yaitu Generic Scale of Phubbing untuk mengukur perilaku phubbing Online Fear of Missing Out (ON-FoMO) Scale untuk mengukur FoMO dan Bergen Social Media Addiction Scale untuk mengukur kecanduan media sosial. Teknik analisis data pada penelitian ini yaitu menggunakan regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh positif FoMO terhadap perilaku phubbing pada remaja penggemar K-Pop (t(190) 7 612 p 0 000 lt 0 05) terdapat pengaruh positif kecanduan media sosial terhadap perilaku phubbing pada remaja penggemar K-Pop (t(190) 5 163 p 0 000 lt 0 05) dan terdapat pengaruh secara simultan FoMO dan kecanduan media sosial terhadap perilaku phubbing pada remaja penggemar K-Pop dengan F(2 190) 138 730 p 0 000 lt 0 05 R2 0 589). Berdasarkan hasil penelitian ini disimpulkan bahwa semakin tinggi FoMO dan kecanduan media sosial maka semakin tinggi perilaku phubbing pada remaja penggemar K-Pop. Dalam hal ini FoMO dan kecanduan media sosial secara simultan berkontribusi terhadap perilaku phubbing sebesar 58 9%.