Skripsi
Proses manajemen program klinik belajar untuk mengatasi learning loss pasca pandemi covid / Menella Angelia Putri
Abstrak
Tujuan penelitian ini untuk mengetahui bagaimana proses manajemen program klinik belajar untuk mengatasi learning loss pasca pandemi covid. Metode yang digunakan peneliti dalam penelitian ini yaitu metode penelitian kualitatif jenis studi kasus. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah dokumentasi wawancara dan observasi. Analisis data yang digunakan yaitu pengumpulan data kondensasi data penyajian data dan penarikan kesimpulan. Pengecekan keabsahan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan triangulasi pengecekkan anggota perpanjangan waktu pengamatan dan kecukupan bahan referensi. Tahap-tahap penelitian yang digunakan dalam penelitian ini meliputi tahap pra lapangan tahap pekerjaan lapangan tahap analisis data dan tahap pelaporan. hasil penelitian ini menunjukkan (1) Perencanaan program klinik belajar dilatar belakangi oleh kemampuan peserta didik yang rendah dalam akademisnya. Karena adanya pandemi yang cukup panjang menyebabkan berbagai faktor peserta didik mengalami learning loss salah satunya pembelajaran daring yang terus menerus dilakukan. Perencanaan program klinik belajar dirapatkan dan disepakati melalui rapat koordinasi untuk mewujudkan tujuan yang telah ditetapkan (2) Pengorganisasian dalam program klinik belajar dilakukan setelah perencanaan disusun. Pengorganisasian dalam program ada beberapa tahapan yaitu pembentukan tim sistem kerja sama antara dua orang atau lebih dan pembagian kerja berdasarkan kualifikasi yang telah ditentukan oleh tim inti (3) Pelaksanaan dalam program klinik belajar untuk mengatasi learning loss melalui proses yaitu pendekatan kepada peserta didik oleh guru pembimbing menanyakan terkait materi yang masih belum dimengerti. Dilanjutkan dengan pendampingan selama program berlangsung dan konsultasi yang dilakukan fleksibel bisa dilakukan selama program berlangsung maupun diluar program dan (4) Evaluasi dalam program klinik belajar dilakukan dua bagian yaitu evaluasi elaksanaan program dan evaluasi tahap akhir. Evaluasi yang dilakukan berupa pengawasan pada saat pelaksanaan yang dilakukan oleh tim tatib. Evaluasi tahap akhir merupakan perbandingan antara nilai proses dan kriteria yang sudahditentukan melalui try out tiap beberapa pertemuan untuk mengetahui seberapa jauh pemahaman peserta didik.