Skripsi
Bias berpikir kritis dalam balasan pengguna twitter di unggahan akun @areajulid / Muhammad Aryatama Liskyanto
Abstrak
Penelitian ini menganalisis bias berpikir kritis yang terjadi saat pengguna Twitter menyampaikan pendapat mereka dalam bentuk balasan. Tujuannya adalah untuk mengidentifikasi beragam bias tersebut dan memberikan edukasi serta contoh konkret mengenai bias dalam komunikasi media sosial. Metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus digunakan untuk menggali pemahaman subjektif partisipan terhadap fenomena ini. Data dikumpulkan dari Twitter dengan subjek penelitian yang merupakan pengguna yang merespons unggahan akun AREAJULID dengan segmen wdyt . Teknik analisis tematik digunakan untuk menggali makna tema-tema menonjol terkait bias berpikir kritis dalam data yang telah diorganisir. Penelitian ini menggunakan triangulasi untuk memvalidasi data melalui unggahan interpersonal dan intrapersonal pengguna Twitter. Dari hasil analisis ditemukan 14 bias berpikir kritis yang dapat dikelompokkan sesuai dengan teori Shiraev dan Levy (2012). Beberapa di antaranya memiliki dampak kecil seperti bias variabel bertentangan dan kontinu efek barnum dan bias korelasi sementara yang lain memiliki dampak besar seperti paradoks kesamaan-keunikan bias keterwakilan self-fulfilling prophecy dan kesalahan naturalistis. Penelitian ini merekomendasikan pengguna Twitter untuk belajar menghindari penggunaan bias berpikir kritis dalam interaksi media sosial. Selain itu diharapkan pengguna dapat mengenali dan mengatasi bias pada opini orang lain serta mengambil tindakan yang tepat sesuai dengan jenis bias yang muncul. Penelitian selanjutnya diharapkan dapat mendalami tema ini lebih lanjut mengeksplorasi variabel dan karakteristik tambahan serta menghubungkan berbagai jenis bias dengan variabel lain guna memberikan kontribusi bagi perkembangan ilmu pengetahuan di bidang psikologi dan peradaban manusia secara keseluruhan.