Disertasi
Manajemen kemitraan Sekolah Menengah Kejuruan dalam pengembangan kurikulum dan pembelajaran berbasis industri untuk meningkatkan keterserapan kerja lulusan (studi multi kasus di SMK Negeri 1 Blitar, SMK Islam 1 Blitar dan SMK PGRI Wlingi) / Deny Setiawan
Abstrak
Banyak tantangan yang dihadapi pendidikan kejuruan di Indonesia pada abad ke-21 termasuk persaingan dari negara-negara lain di kawasan ini dan kebutuhan untuk mencari cara untuk bekerja sama dengan dunia usaha untuk meningkatkan pendidikan. Salah satu cara untuk melakukan ini adalah dengan mengembangkan kemitraan dengan dunia usaha dan industri. Terdapat kesamaan tujuan dari kemitraan antara SMK dan dunia usaha dan industri yaitu peningkatan mutu sesuai kebutuhan pasar sinkronisasi kurikulum dan sinergi program sekolah peningkatan daya serap dan penempatan lulusan sekolah ke dunia kerja. Kolaborasi antara SMK dan dunia usaha dan industri berdampak pada peningkatan kualitas lulusan SMK baik dari sisi input proses output dan outcome. Kemitraan dengan inovasi dan perubahan pengelolaan sumber daya manusia anggaran dan infrastruktur upaya pemerintah mengembangkan kurikulum teaching factory melalui kemitraan dan sekolah menyiapkan peserta didik memiliki kompetensi unggul kreatif inovatif memahami dunia digital (IPTEK). Fokus dalam penelitian adalah (1) manajemen kemitraan antara sekolah dan dunia usaha dan industri dalam pengembangan kurikulum dan pembelajaran (2) pengembangan kurikulum berbasis dunia usaha dan industri SMK dalam meningkatkan keterserapan kerja lulusan (3) pengelolaan praktik kerja industri SMK berbasis dunia usaha dan industri dalam meningkatkan keterserapan kerja lulusan (4) pengelolaan unit produksi/teaching factory untuk meningkatkan keterserapan kerja lulusan (5) pengelolaan bursa kerja khusus (BKK) SMK dalam penyaluran tenaga kerja lulusan. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan teknik studi multi kasus. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi dokumentasi dan wawancara. Analisis data pada kasus individual dengan condensation data display dan conclusion drawing/ verifying sedangkan analisis data lintas kasus dengan menggunakan analisis perbandingan antar kasus. Keabsahan data dilakukan dengan teknik triangulasi. Lokasi penelitian adalah SMK Negeri 1 Blitar SMK Islam 1 Blitar dan SMK PGRI Wlingi. Temuan penelitian pada kemitraan SMK dengan dunia usaha dan industri menunjukan kemitraan antara SMK dengan industri didasarkan pada pemahaman yang baik terhadap kebutuhan industri mengutamakan hasil positif dan selalu siap untuk penyempurnaan demi keuntungan kedua belah pihak. Kemitraan antara SMK dengan dunia usaha dan industri adalah cerminan dari kolaborasi yang saling menguntungkan dan mendalam. Pendekatan sistematis dan komitmen kuat dalam menghasilkan peserta didik yang siap menghadapi dunia kerja memainkan peran penting dalam membentuk masa depan pendidikan kejuruan yang sukses. Kedua pengembangan kurikulum berbasis dunia usaha dan industri melibatkan berbagai langkah untuk menghasilkan peserta didik yang siap secara kompeten dan mental dalam menghadapi tantangan dunia kerja. Dengan pengembangan kurikulum yang berfokus pada dunia usaha dan industri peserta didik mendapatkan persiapan yang komprehensif untuk memasuki dunia kerja dengan percaya diri dan siap untuk menghadapi berbagai situasi dan tuntutan yang mungkin mereka hadapi. Ketiga pengelolaan unit produksi/teaching factory menjadi solusi untuk membekali peserta didik dengan pengalaman nyata dalam industri serta menghasilkan produk yang bermanfaat secara edukatif dan ekonomi. Secara keseluruhan pengelolaan unit produksi/teaching factory memberikan pendekatan yang holistik dalam membekali peserta didik dengan keterampilan pengetahuan dan pengalaman yang relevan dengan dunia kerja. Hal ini menciptakan lompatan kualitatif dalam pendidikan kejuruan mempersiapkan peserta didik untuk menghadapi tantangan di dunia kerja dan memberikan kontribusi yang berarti bagi pengembangan sekolah serta komunitas. Keempat pengelolaan praktik kerja industri menghadirkan manfaat yang signifikan bagi pendidikan SMK dan peserta didik mulai dari pemahaman tentang dunia kerja hingga peningkatan keterampilan dan kesiapan kerja praktik kerja industri berkontribusi pada pengembangan kompetensi peserta didik yang sesuai dengan tuntutan industri saat ini. Praktik kerja industri merupakan strategi yang sangat berharga untuk mempersiapkan peserta didik SMK secara holistik dan memastikan bahwa mereka memiliki keterampilan pengetahuan dan mental yang sesuai dengan tuntutan industri modern. Kelima Pengelolaan Bursa Kerja Khusus (BKK) berperan penting dalam menghubungkan antara lulusan dan dunia kerja dengan strategi yang baik komunikasi yang efektif dan fokus pada memenuhi kebutuhan industri BKK dapat menjadi jembatan yang efektif untuk mempersiapkan lulusan SMK menghadapi tantangan di dunia kerja. BKK memiliki peran krusial dalam membantu peserta didik SMK menemukan peluang kerja yang sesuai dengan kemampuan dan minat mereka. Hasil analisis lintas kasus menunjukkan bahwa terdapat beberapa perbedaan dalam ketiga kasus yang ada. Perbedaan paling mencolok adalah strategi dalam menjalin kemitraan pengorganisasian tim hubungan industri dibawah Waka Humas kendala yang dihadapi dan hasil pada jalinan kemitraan. Setiap sekolah memiliki fokus masing-masing yang dijadikan sebagai dasar pedoman dalam kemitraan guna pengembangan kurikulum dan pembelajaran berbasis dunia usaha dan industri.