Tesis
Penggunaan kalimat efektif pada teks eksplanasi karya siswa Kelas viii / Widya Fatkhan
Abstrak
Kalimat mempunyai peran penting dalam kegiatan berbahasa melalui lisan dan tulis. Satuan gagasan ide atau amanat dalam kalimat harus mampu tersampaikan dengan jelas oleh seorang penutur dan penulis. Tidak terkecuali gagasan dalam teks eksplanasi. Teks eksplanasi merupakan teks yang menjelaskan tentang proses terjadinya suatu fenomena baik alam maupun sosial. Dalam teks tersebut baik fenomena alam maupun sosial dijelaskan secara rinci mengenai proses bagaimana terjadinya. Penjelasan tersebut dikemas antara lain dalam bentuk definisi argumentasi klarifikasi klasifikasi interpretasi dan konstruksi. Penggunaan kalimat efektif sudah seharusnya diterapkan oleh siswa SMP kelas VIII dalam menulis teks eksplanasi. Jika siswa dapat menerapkan kaidah kalimat efektif maka teks eksplanasi yang ditulis dapat mudah dipahami oleh pembaca dan tidak menimbulkan multitafsir. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Data dalam penelitian ini berupa kalimat efektif dan tidak efektif yang terdapat pada teks eksplanasi karya siswa SMPN 1 Turen kelas 8 berdasarkan aspek kevariasian kesejajaran kehematan dan kelengkapan. Sumber data penelitian ini adalah kumpulan teks eksplanasi karya siswa SMPN 1 Turen kelas 8 yang diperoleh dari guru pengampu mata pelajaran Bahasa Indonesia. Berdasarkan kevariasian ditemukan variasi pada pembukaan kalimat. Masing-masing kalimat diawali dengan nomina keterangan waktu verba dan konjungsi. Ditemukan kalimat dengan jenis nomina keterangan waktu verba dan konjungsi yang berbeda. Selain variasi dalam pembukaan ditemukan pula variasi pola kalimat yang terdiri atas pola subjek-predikat-pelengkap (S-P-Pel) predikat-subjek-objek (P-S-O) objek-subjek-predikat (O-S-P) subjek-keterangan-predikat (S-K-P) dan keterangan-subjek-predikat (K-S-P). Ditemukan pula variasi jenis kalimat yang berbentuk kalimat tanya yang sebenarnya secara makna dapat diungkapkan dalam kalimat berita dan kalimat berita yang secara makna mengandung kalimat perintah. Berdasarkan kepararelan/ kesejajaran ditemukan kesejajaran bentuk dan kesejajaran makna pada teks eksplanasi karya siswa tersebut. Jenis kesejajaran bentuk yang ditemukan berupa kesejajaran dalam bentuk nomina kesejajaran dalam bentuk imbuhan men -kan dan ke -an. Kesejajaran makna dalam bentuk tunggal antara frasa salah satu hewan dengan kata berlari dan kesejajaran makna jamak antara frasa beberapa ambulan dengan kata berdatangan. Berdasarkan kehematan ditemukan penerapan kalimat efektif dan tidak efektif. Penerapan tersebut dipengaruhi oleh tiga faktor yaitu pengulangan subjek penggunaan superordinat pada hiponimi kata dan penggunaan salah satu bentuk jamak. Berdasarkan kelengkapan ditemukan pula penerapan kalimat efektif dan tidak efektif. penerapan kalimat efektif tersebut dipengaruhi oleh dua faktor yaitu hadirnya subjek predikat dan hadirnya objek untuk kalimat intransitif. Mengenai kehadiran subjek ditemukan dua jenis subjek yang berbeda. Subjek tersebut berbentuk nomina asli dan nomina turunan. Mengenai predikat ditemukan pula dua jenis predikat yang berbeda. Predikat tersebut berupa verba berprefiks -meN dan verba berpreposisi -di. Ditemukan pula penerapan kalimat tidak efektif berdasarkan kelengkapan. Hal tersebut disebabkan karena subjek yang tidak hadir.