Skripsi
Penerimaan diri pada pengamen jalanan di Kota Malang / Haikal Hashar
Abstrak
Pengamen jalanan adalah seseorang yang mendapatkan penghasilan dengan menyanyi atau memainkan alat musik di muka umum dengan mengharap imbalan uang. Menjadi pengamen jalanan akan mengalami berbagai tantangan dan problematika kehidupan. Hal ini dapat mempengaruhi penerimaan diri mereka. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menggambarkan tentang penerimaan diri pada pengamen jalanan. Penelitian ini menggunakan desain penelitian kualitatif studi kasus. Penelitian ini dilakukan di Kota Malang. Partisipan dalam penelitian ini berjumlah 5 orang pengamen jalanan. Alat pengumpulan data penelitian ini berupa wawancara semi terstruktur. Teknik analisis data dalam penelitian ini adalah teknik analisis tematik. Metode validasi dalam penelitian ini menggunakan triangulasi sumber. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa empat dari lima pengamen jalanan di Kota Malang memiliki penerimaan diri yang positif. Hal ini dilihat dari kemauan dan kemampuan dalam menunjukkan diri kemampuan untuk mengevaluasi diri sendiri dan kemampuan untuk menerima kesalahan. Dalam menerima diri sebagai pengamen jalanan terdapat faktor rasa nyaman dari dalam diri pada tiap partisipan (internal) dan faktor lingkungan (eksternal) yang berpengaruh dalam proses penerimaan diri. Lalu setiap partisipan memiliki proses penerimaan diri yang berbeda-beda mengalami urutan tahapan yang berbeda dan membutuhkan waktu untuk penerimaan diri yang berbeda-beda juga. Namun demikian seluruh partisipan dalam penelitian ini minimal mengalami 3 tahapan penerimaan diri yaitu tahap keengganan toleransi dan persahabatan