Skripsi
Analisis interaksi kandungan metabolit sekunder tumbuhan turi (Sesbania grandiflora l.) terhadap protein akt1 secara in-silico sebagai kandidat anti-kanker / Aisyah Hidayati
Abstrak
Turi (Sesbania grandiflora L.) merupakan tumbuhan tropis berbunga asal Asia Tenggara termasuk Indonesia. Tumbuhan ini umum digunakan dalam pengobatan tradisional karena berbagai bagian dari ekstraknya mampu menunjukkan beberapa aktivitas farmakologis seperti anti-inflamasi anti-kanker serta memiliki efek terhadap regulasi apoptosis dan anti-proliferasi. Berdasarkan efek farmakologis tersebut menunjukkan bahwa ekstrak dari tumbuhan turi berpotensi untuk digunakan sebagai kandidat obat untuk kanker. Kanker merupakan penyakit yang terjadi akibat adanya mutasi genetik. Dalam penelitian ini terdapat 22 senyawa metabolit sekunder yang akan di screening melalui studi secara in-silico. Senyawa yang lolos dalam screening akan ditargetkan dengan AKT1 yang merupakan salah satu gen yang paling banyak di ekspresikan pada berbagai jenis pensinyalan pada berbagai jenis kasus kanker. Medicarpin yang merupakan salah satu metabolit sekunder dari tumbuhan turi yang berasal dari bagian akar berhasil menunjukkan afinitas pengikatan yang paling baik tetapi memiliki reaktivitas yang lebih rendah dari doxorubicin.