Tesis
Analisis mindset wirausaha lulusan SMK bidang keahlian teknik pemesinan / Afifah Nurliawati
Abstrak
Saat ini masih banyak lulusan SMK yang memiliki kualifikasi rendah dalam bidang wirausaha walaupun pada dunia pendidikan SMK telah ada mata pelajaran kewiraausahaan/enterpreunership. Rendahnya kemampuan dan minat untuk berwirausaha ini menyebabkan tidak tumbuhnya lapangan kerja baru. Padahal sangat diharapkan para lulusan SMK bisa menjadi pelaku wirausaha dan membuat peluang lapangan kerja baru. Tujuan dari penelitian ini adalah membuat Analisa terhadap mindset para wirausaha Lulusan SMK Pemesinan yang berfokus pada konsep elaborating mindset implementing mindset dan compulsiveness. Sehingga diharapkan hasil analisa ini bisa menjadi sebuah konsep motivasi yang diaplikasikan oleh para siswa setelah lulus sekolah. Penelitian ini merupakan penelitian dengan pedekatan kualitatif jenis penelitian deskriptif. Data dikumpulkan dengan wawancara observasi dan dokumentasi. Sedangkan sumber data diperoleh dengan melakukan wawancara kepada empat pemilik usaha. Pemilik usaha sebagai informan merupakan lulusan SMK yang saat ini telah memiliki bengkel (usaha) yang maju di Tulungagung Jawa Timur. Adapun teknik analisis data yang digunakan dengan model interaktif yang terdiri dari data collection data reduction data display dan conclusion drawing and verifying. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat faktor-faktor yang mempengaruhi konsep elaborating mindset implementing mindset dan compulsiveness. Dari hasil wawancara penelitian diperoleh bahwa konsep elaborating mindset yang ditemukan meliputi skills keinginan untuk mandiri keinginan menciptakan lapangan pekerjaan serta dukungan dari teman dan keluarga. Hal itu merupakan faktor yang memberikan pengaruh pada keputusan berwirausaha. Sedangkan untuk melihat alasan yang digunakan dalam mempertimbangkan layak atau tidaknya sebuah usaha adalah skills ada dan tidaknya kompetitor modal motivasi dan jenis usaha. Adapun Konsep implementing mindset terdiri dari cara mengidentifikasi target dan strategi/rencana dalam meraih tujuan. Hasil wawancara diperoleh bahwa identifikasi target didapatkan melalui perkembangan pasar permintaan customer pesaing mitra/teman internet media sosial dan instruksi dari kantor pusat. Sedangkan untuk strategi/rencana diperoleh bahwa untuk mewujudkan bisnis informan dapat melakukan beberapa cara yaitu mendalami dan mengembangkan skills memperbanyak pengalaman di bidang usaha yang sejalan dengan skills mempersiapkan modal usaha membangun jaringan bisnis/relasi. Informan juga menyebutkan bahwa untuk dapat mengembangkan usaha dapat dilakukan dengan selalu melihat kesempatan/peluang membangun kepercayaan customer mengembangkan variasi layanan usaha membangun jaringan bisnis melakukan riset pengembangan produk dengan melakukan survey kepada para pelanggan. Analisis yang terakhir diketahui bahwa skills modal dan peluang menjadi faktor yang mempengaruhi konsep compulsiveness.