Tesis
Kesantunan tuturan ekspresif siswa dengan guru di SMK An nur Bululawang Malang / Findi Setya Pambudi
Abstrak
Pentingnya kesantunan berbahasa dalam lingkungan pendidikan berperan sebagai tempat untuk membiasakan siswa dalam bersikap dan bertutur secara santun. Penggunaan bahasa yang santun menjadi alat yang tepat dalam berinteraksi. Siswa perlu dibina untuk bertutur secara santun sebagai generasi penerus bangsa. Jika siswa dibiarkan bertutur tidak santun maka nilai-nilai kesantunan yang sudah diajarkan dari generasi ke generasi dapat terkikis oleh sikap arogan kasar serta kehilangan nilai-nilai etika dan agama. Guru memiliki peran penting untuk membentuk kesantunan tuturan siswa dengan memberikan cerminan dalam bertindak dan bertutur secara santun. Tuturan siswa dengan guru merupakan suatu proses dalam menyampaikan sebuah kata atau kalimat yang bertujuan untuk membangun informasi serta memperjelas maksud dari sebuah tindakan yang memiliki fungsi maksud dan tujuan tertentu. Hal ini dipengaruhi adanya situasi dan konteks bahasa yang memegang peranan penting dalam peristiwa berututur sebab konteks tersebut mencangkup berbagai informasi yang berada di dalam makna suatu ujaran misalnya waktu tempat dan situasi tuturannya. Tuturan ekspresif berfungsi untuk menunjukkan sikap psikologis penutur terhadap keadaan yang sedang dialami oleh mitra tutur. Adanya tuturan ekspresif dapat membantu siswa untuk mengungkapkan rasa emosional terhadap sesuatu hal. Siswa secara leluasa dapat menggambarkan perasaan dan sikap psikologisnya. Melalui tuturan ekspresif dapat mempermudah guru untuk memahami maksud tuturan siswa sehingga proses belajar mengajar berjalan dengan baik dan tujuan dalam pembelajaran dapat tercapai. Tuturan ekspresif memungkinkan siswa untuk menyampaikan perasaan mereka kepada guru sehingga siswa merasa terbantu secara emosional mental dan termotivasi. Hal ini berdampak pada perubahan perilaku dan semangat belajar siswa di sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesantunan tuturan ekspresif siswa dengan guru di SMK An Nur Bululawang Malang. Prosedur pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan melalui lima tahap yakni (1) mengumpulkan data dengan merekam tuturan siswa dengan guru (2) mentranskripsi data rekaman siswa ke dalam bentuk tulisan (3) mengidentifikasi data yang sesuai bentuk dan fungsi kesantunan tuturan ekspresif (4) memberikan kodifikasi pada data dan (5) mengklasifikasikan serta mendeskripsikan data terpilih sesuai dengan fokus penelitian. Hasil penelitian ini yaitu (1) bentuk kesantunan tuturan ekspresif deklaratif imperatif serta interogatif dan (2) fungsi kesantunan tuturan ekspresif kesenangan terima kasih meminta maaf mengeluh menyapa memuji menggoda dan menyindir.