Tesis
Ananalisis pengaruh industri pengolahan terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia / Putri
Abstrak
PDB merupakan jumlah nilai tambah yang dihasilkan oleh seluruh unit usaha suatu negara tertentu atau merupakan jumlah nilai barang dan jasa akhir yang dihasilkan oleh seluruh unit ekonomi. PDB atas harga konstan menunjukkan nilai tambah barang dan jasa tersebut yang dihitung menggunakan harga yang berlaku pada tahun tertentu sebagai dasar yang bertujuan untuk mengetahui pertumbuhan ekonomi dari tahun ke tahun. Sektor yang menjadi target adalah sektor industri pengolahan dari 17 sektor yang ada di Indonesia dengan subsektor berjumlah 16 yang ada di dalam industri pengolahan. Perhitungan penelitian ini menggunakan metode Location Quotient Shift Share dan Tipologi Sektoral. Hasil dari penelitian ini dengan metode LQ menunjukkan bahwa dari perhitungan PDB ADHK memiliki 10 subsektor basis dan 6 sektor non basis. Diketahui dengan analisis Shift Share nilai rata-rata Pj dan Dj disemua subsektor memiliki nilai negatif akan tetapi masih ada subsektor yang di beberapa tahun antara 2015-2019 yang memiliki nilai positif dalam menunjang pertumbuhan Indonesia. Perhitungan LQ dikembangkan menggunakan metode Tipologi Sektoral dengan hasil 10 subsektoral dengan makna lebih dari cukup yang artinya sektor tersebut adalah sektor basis dengan LQ rata-rata gt 1 dan berdasarkan PDB ADHK pertumbuhannya lebih lambat dibandingkan dengan PDB ADHB serta pertumbuhan nasionalnya termasuk pertumbuhan cepat. PDB ADHK pada nilai rata-rata Pj di semua subsektor memiliki nilai negatif meskipun pada nilai LQ ada beberapa subsektor termasuk dalam sektor basis dimana sektor tersebut masih dapat meningkatkan pertumbuhan PDB ADHK di Indonesia akan tetapi berspesialisasi pada sektor yang sama namun pertumbuhanya lebih lambat karena PDB ADHB sendiri subsektor sejenis pertembuhannya lebih cepat. Berdasarkan tabel diatas dapat diketahui Dj rata-rata PDB ADHK dimana dari 16 (enam belas ) subsektor di Indonesia dilihat dari rata-rata nilai Dj terdapat semua subsektor yang bernilai positif ini menunjukan bahwa subsektor-subsektor tersebut pertumbuhanya cepat sehingga berpotensi untuk dikembangkan dalam memacu pertumbuhan PDB ADHK.