UPT Perpustakaan UM

  • Beranda
  • Informasi
  • Repository UM
  • SIPADU UM
  • OPAC SIPADU

Pencarian Spesifik

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title

Skripsi

Pengembangan media digital board game (albome) berbasis quizwhizzer dengan materi peran Syekh Maulana Ibrahim Asmoroqondi dalam menyebarkan agama islam pada abad ke-15 untuk siswa Kelas X SMAN 1 Tambakboyo / Jiwana Soleha

Soleha, Jiwana - Nama Orang;

Abstrak
Perkembangan teknologi telah berpengaruh pada bidang pendidikan hal ini biasanya dimanfaatkan sebagai penggunaan media pembelajaran. Dengan adanya pemanfaatan teknologi sebagai media pemembelajaran akan dapat menambah inovasi dalam media pembelajaran selain itu dapat menarik perhatian peserta didik terhadap materi yang disampaikan. Namun dengan adanya kesempatan tersebut juga masih terdapat sekolah yang kurang memanfaatkan kemajuan teknologi sebagai media dalam kegiatan pembelajaran. Hal ini dikarenakan guru terbiasa dengan penggunaan media seperti Power Point atau bahkan tidak memanfaatkan kemajuan teknologi untuk penggunaan media pembelajaran. Padahal sekolah sudah memiliki fasilitas yang cukup memadai seperti jaringan internet wifi LCD proyektor laboratorium kompuer dan peserta didik sudah diperbolehkan membawa telepon pintar ke sekolah. Adanya pemanfaatan dalam penggunaan teknologi sebagai media pembelajaran juga terdapat dalam peraturan Kemendikbud Nomor 008/2022 tentang kurikulum yang membahas tentang rasional mata pelajaran di tingkat SMA menyebutkan bahwa dengan adanya penggunaan ilmu bantu yang dikombinasikan dengan penggunaan berbagai macam model media pembelajaran yang inovatif berbasis teknologi niscaya dapat menjadikan pembelajaran menjadi semakin berkualitas berbobot dan bermakna. Fenomena serupa terjadi di SMAN 1 Tambakboyo Tuban dimana dalam pembelajaran sejarah di kelas X mengalami beberapa permasalahan dalam proses pelaksanaanya seperti (1) Pada saat guru sedang menyampaikan materi terdapat beberapa peserta didik yang sibuk dengan tugas dari pelajaran lainnya. (2) beberapa peserta didik tampak mengobrol dengan temannya. (3) peserta didik terlihat tidak aktif ketika diberikan pertanyaan oleh guru mengenai materi yang disampaikan. (4) terdapat beberapa peserta didik yang masih tampak mengoperasikan handphone-nya namun tidak ada kaitannya dengan pembelajaran hal tersebut terjadi karena metode pembelajaran yang diterapkan guru monoton. Guru hanya menggunakan buku LKS pada pembelajaran sejarah sedangkan media yang digunakan Powerpoint dan Canva. Hal ini disebabkan karena kurangnya inovasi media pembelajaran dengan memanfaatkan kemajuan teknologi sehingga guru hanya menyampaikan materi yang tersedia dalam buku pegangan. Oleh karena itu materi menganai sejarah lokal tidak dijelaskan secara mendalam. Padahal jika dijelaskan secara mendalam peserta didik akan mengetahui perkembangan kehidupan sosial kepercayaan di masyarakatknya. Hal ini berdasarkan dari hasil angket peserta didik menunjukan 61 4% peserta didik kurang mengetahui peran tokoh lokal yang berperan dalam perkembangan Islam di Tuban. Berdasarkan dari hasil observasi pula sekolah tersbeut sudah memiliki fasilitas yang cukup memadai seperti tersedianya wifi LCD proyektor laboratorium komputer dan peserta didik diperbolehkan membawa telepon pintar ke sekolah. Melihat permasalahan tersebut dapat disimpulkan bahwa tersedianya sarana dan prasarana serta teknologi yang ada kurang dimanfaatkan untuk dijadikan sebagai peluang dalam pengembangan media pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan peserta didik. Selain itu pada kelas X SMAN 1 Tambakboyo sudah diterapkan kurikulum merdeka yang dimana didalamnya terdapat himbauan untuk mulai menggunakan media pembelajaran berbasis teknologi dalam pembelajaran. Dalam kurikulum merdeka terdapat Capaian Pembelajaran pada mata pelajaran sejarah yang menjelaskan bahwa peserta didik mampu ldquo menganalisis serta mengevaluasi peristiwa sejarah dalam ruang lingkup lokal nasional dan global rdquo . Pada Fase E kurikulum merdeka pembelajaran sejarah terdapat materi pokok kedatangan Islam di Indonesia. Melihat potensi yang ada peneliti akan mengembangkan media pembelajaran digital board game dengan materi sejarah lokal Islam yakni Peran Syekh Maulana Ibrahim Asmoroqondi dalam Menyebarkan Agama Islam di Tuban pada abad ke-15. Media ini nantinya akan dapat diperasikan menggunakan perangkat yang terhubung dengan jaringan internet. Penelitian ini menggunakan metode reaserch dan development dengan model pengembangan ADDIE. Metode ini digunakan dalam penelitian yang bertujuan untuk menghasilkan produk menguji kelayakan dan keefektifan produk yang dikembangkan. Pada penelitian ini menggunakan pedoman observasi pedoman wawancara dan angket. Penggunaan pedoman wawancara sebagai acuan untuk memperoleh informasi secara mendalam dari narasumber. Sedangkan pedoman observasi digunalan debagai acuan untuk mengetahui kegiatan pembelajaran di kelas pada mata pelajaran sejarah di kelas X selain itu juga digunakan untuk mengetahui potensi dan permasalahan yang terjasi pada kegiatan belajar peserta didik. Angket digunakan untuk mengetahui kebutuhan dan permasalahan peserta didik dalam pembelajaran selain itu juga digunakan untuk mengumpulkan nilai oleh validator materi dan media serta respon peserta didik terhadap media pembelajaran Albome. Data yang diperoleh berupa data kualitatif dan kuantitatif . karena data yang didapatkan berbeda sehingga cara untuk menganalisis juga berbeda. Data kuantitatif dianalisis menggunakan skala likert sedangkan data kualitatif dianalisis dengan menggunakan model Miles dan Huberman yang memiliki empat tahapan yaitu pengumpulan data reduksi data penyajian data dan penarikan kesimpulan. Penggunaan model ini agar penarikan kesimpulan lebih objektif dan akurat. Pengembangan produk dalam penlitian ini berupa papan permainan digital yang dapat diakses melalui telepon pintar peserta didik. Media yang dihasilkan telah diuji kelayakannya oleh ahli materi dan media dengan menggunakan angket yang diolah dengan menggunakan rumus persentase. Hasil persentase perolehan nilai oleh ahli materi sebanyak 98 75% dengan kriterika sangat valid digunakan tanpa revisi sedangkan persentase perolehan nilai dari ahli media sebanyak 92 94% dengan kriteria sangat valid untuk digunakan. Selanjutnya untuk uji keefektifan media juga telah dilakukan dengan uji coba kelompok kecil dan uji coba kelompok besar instrumen yang digunakan angket dengan hasil yang telah dioleh menggunakan rumus persentase. Hasil perolehan persentase uji coba kelompok kecil 84 92% dengan kriteria sangat efektif untuk digunakan sedangkan hasil dari perolehan uji kelompok besar sebanyak 87 10% dengan kriteria sangat efektif untuk digunakan dalam pembelajaran.


Informasi Detail
DDC
SKRIPSI DIGITAL
Prodi
Universitas Negeri Malang. Program Studi Pendidikan Sejarah, 2023.
Deskripsi Fisik
xix, 154 hlm. : ilus.
Bahasa
Indonesia
No Reg
5465/RS/23
Edisi
Skripsi (Sarjana)--Universitas Negeri Malang. 2023
Subjek
1. SEJARAH ISLAM (INDONESIA) - MEDIA PEMBELAJARAN - PERMAINAN
2. TOKOH ISLAM - SYEKH MAULANA IBRAHIM ASMOROQONDI
3. ISLAMIC HISTORY (INDONESIAN) - LEARNING MEDIA - GAMES

Pembimbing
1. Moch. Nurfahrul Lukmanul Khakim, S.Pd, M.Pd
Lampiran Berkas
You must be logged in to get fulltext


UPT Perpustakaan UM
  • Berita

Tentang Kami

TIM IT Perpustakaan 2023

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS

Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik