Skripsi
Tingkat distress mahasiswa bimbingan dan konseling dalam penyusunan skripsi / Aulia Apriliane Rianda Putri
Abstrak
Manusia merupakan makhluk sosial yang mengalami fase-fase kehidupan. Setiap individu dihadapkan oleh berbagai macam masalah dan dituntut untuk bisa memiliki kemampuan memecahkan masalah salah satunya ketika menghadapi fase menjadi mahasiswa tingkat akhir yang sedang menyusun skripsi. Seringkali mahasiswa mengalami distres atau stres yang negatif saat penyusunan skripsi karena tidak mampu memecahkan masalah yang dialami. Gejala distres yang dialami mahasiswa bisa terlihat pada fisik emosi prilaku dan kognitif. Penelitian kuantitatif deksriptif komparatif ini bertujuan untuk mendeskripsikan tingkat distres mahasiswa bimbingan dan konseling saat penyusunan skripsi antara mahasiswa laki-laki dan perempuan. Subjek penelitian ini adalah mahasiswa S1 bimbingan dan konseling yang terdiri dari angkatan 2016 ndash 2020 dengan jumlah responden 153 orang. Analisis data diperoleh melalui kuesioner yang disebarkan secara online dan menggunakan perhitungan SPSS. Hasil penelitian ini ditemukan bahwa baik mahasiswa laki-laki dan perempuan sama- sama mengalami distres saat penyusunan skripsi namun tingkat distres yang dialami perempuan lebih tinggi sebesar 100 31 sedangkan laki-laki mendapatkan nilai 96 38.