Skripsi
Pengembangan media bimbingan kelompok tentang regulasi diri berupa video edukasi bagi siswa SMA / Bima Sinar Maya Santosa
Abstrak
Regulasi diri merupakan hal yang penting bagi seorang siswa. Dengan regulasi diri yang tinggi atau baik siswa dapat meraih tujuan yang ingin dicapainya. Hasil studi pendahuluan di SMA Negeri 1 Tumpang terdapat siswa yang mempunyai regulasi diri yang rendah. Hal ini di tunjukkan dengan beberapa perilaku yang sering dilakukan. Perilaku tersebut diantaranya datang terlambat ketika masuk sekolah tidak membawa buku yang sesuai dengan jadwal tidak mengerjakan tugas mata pelajaran kurang bersemangat dalam mengikuti proses pembelajaran dan lain sebagainya. Sekolah melalui Guru Bk dapat memberikan layanan kepada siswa berupa layanan bimbingan kelompok tentang regulasi diri. Dengan layanan tersebut diharapkan siswa dapat meningkatkan regulasi diri dan bahkan mengembangkannya lebih maksimal. Media yang dapat digunakan dalam layanan bimbingan kelompok adalah media video edukasi. Media video dirasa cocok dan media ini juga cukup menarik perhatian siswa ketika melaksanakan layanan bimbingan kelompok. Dengan adanya hal tersebut konselor SMA Negeri 1 Tumpang membutuhkan media video edukasi dan juga buku panduan pelaksanaan layanan bimbingan kelompok. Rancangan penelitian menggunakan model pengembangan ADDIE yang terdiri dari lima langkah yakni analisis (analysis) desain (design) pengembangan (development) implementasi (implementation) dan evaluasi (evaluation). Subjek penelitian yaitu dua ahli materi dosen Bimbingan dan Konseling dua ahli media dosen yang ahli dalam bidang media dan dua calon pengguna yakni konselor SMA Negeri 1 Tumpang. Instrumen penelitian yang digunakan untuk melakukan validasi produk adalah penilaian uji materi penilaian uji media dan penilaian uji calon pengguna (konselor). Data kuantitatif hasil uji ahli dan calon pengguna (konselor) dianalisis menggunakan inter-rater-agreement dan data verbal yang diperoleh dari komentar saran dan masukan dari ahli dan calon pengguna (konselor) yang digunakan sebagai bahan untuk menyempurnakan produk panduan. Hasil penelitian dan pengembangan berupa media bimbingan kelompok berupa video edukasi dan buku panduan pelaksanaan layanan bimbingan kelompok menggunakan media video edukasi. Media yang telah dikembangkan telah memenuhi syarat keberterimaan produk yang mencakup ketepatan kegunaan kemenarikan dan kemudahan. Hasil validasi produk media bimbingan kelompok tentang regulasi diri berupa video edukasi dari ahli media menunjukkan indeks 0 94 ahli materi 1 00 dan calon pengguna 1 00. Untuk hasil validasi produk buku panduan dari ahli media menunjukkan indeks 0 89 ahli materi 1 00 dan calon pengguna 1 00. Dapat disimpulkan bahwa produk yang telah dikembangkan sangat tepat sangat berguna sangat menarik dan sangat mudah digunakan dalam memberikan layanan bimbingan kelompok tentang regulasi diri siswa.