Tesis
Pengaruh pemberlakuan kurikulum merdeka terhadap kinerja guru dan hasil belajar siswa pada pembelajaran sejarah Kelas x SMAN 1 Sulang Kabupaten Rembang / Muhammad Habiibie Ahsani
Abstrak
Kemajuan ilmu pengetahuan teknologi dan seni maka semakin berkembanglah berbagai studi dan penelitian dalam bidang pendidikan sejarah. Hal ini memberi pengaruh besar bagi kajian pendidikan sejarah dalam tataran konseptual maupun pembelajaran sejarah dalam tataran praktis. Berbagai perkembangan ini memberi corak yang berbeda dengan pemikiran dan model pembelajaran sejarah yang konvensional. Pemerintah dalam mendukung proses pembelajaran sejarah era society 5.0 menerbitkan kurikulum baru sebagai pengganti kurikulum lama yaitu Kurikulum 2013. Peluang tersebut dijawab melalui Kurikulum Merdeka dengan programnnya yaitu merdeka belajar yang menjadi kebijakan Kementerian Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi. Merdeka belajar pada intinya dimulai dari kemerdekaan untuk berpikir. Hal ini berpengaruh dalam proses pembelajaran yang mendorong aktivitas belajar menyenangkan dan bermakna. Oleh karena itu mencoba mengkaji tentang pemberlakuan kurikulum merdeka terhadap kinerja guru dan hasil belajar siswa pada pembelajaran sejarah kelas X di SMA N 1 Sulang. Penelitian ini memiliki dua rumusan masalah yang akan dikaji yaitu (1) Bagaimana pengaruh pemberlakuan kurikulum merdeka terhadap kinerja guru sejarah kelas X di SMA N 1 Sulang (2) Bagaimana pengaruh pemberlakuan kurikulum merdeka terhadap hasil belajar siswa kelas X di SMA N 1 Sulang setelah guru melaksanakan kurikulum merdeka dalam proses pembelajaran. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan mixed method research yang bertujuan untuk mendapatkan hasil / data empiris dengan tingkat kepercayaan lebih faktual sehingga menggunakan metode penelitian yang sesuai dengan tujuan yang dikembangkan dengan menggabungkan antara pendekatan kuantitatif dan kualitatif. Strategi dalam mixed method yang digunakan dalam penelitian ini adalah strategi eksploratoris sekuensial. Bobot utama pada strategi ini adalah pada data kualitatif sedangkan data kuantitatif hanya sebagai data pendukung. Desain yang dipilih dalam metode pre-eksperimen yaitu desain studi kasus bentuk tunggal (One ndash Shot Case Study) yaitu sebuah eksperimen yang dilaksanakan tanpa adanya kelompok pembanding dan juga tanpa adanya tes awal. Hasil penelitian menghasilkan (1) hasil observasi secara keseluruhan menunjukkan bapak Warsono selaku guru sejarah kelas X memiliki kinerja yang baik sebagai guru/pegawai berdasarkan hasil penilaian yang dilakukan baik oleh peneliti teman sejawat dan siswa. Walaupun masih ada beberapa faktor yang masih bisa diperbaiki ditingkatkan dan perlu dievaluasi kembali. Akan tetapi dengan melihat presentase secara keseluruhan bapak Warsono sudah menjalankan kurikulum merdeka di kelas sudah sangat baik. (2) hasil belajar siswa kelas X mata pelajaran sejarah menunjukkan kategori cukup baik yaitu di atas Capaian Penilaian atau CP. Hasil pengamatan menunjukkan responden telah menerapkan sistem penilaian Kurikulum Merdeka dengan cukup baik. Responden menggunakan penilaian pra-pembelajaran untuk melihat pemahaman awal siswa terkait materi pelajaran yang akan dibahas penilaian formatif untuk melihat tingkat pemahaman siswa terhadap materi yang telah dibahas dan penilaian sumatif untuk melihat ketercapaian tujuan pembelajaran atau capaian kompetensi. Kesimpulannya kinerja guru sejarah kelas X SMA Negeri 1 Sulang Kabupaten Rembang dengan melihat presentase observasi berarti membuktikan bahwa kinerja guru sejarah di SMA N 1 Sulang sudah sangat baik. Walaupun masih ada beberapa kompetensi yang belum mendapatkan nilai yang maksimal akan tetapi dengan melihat hasil observasi dapat menjadi patokan guru untuk lebih meningkatkan kinerja mengajar mereka. Hasil belajar mata pelajaran sejarah siswa kelas X SMA Negeri 1 Sulang Kabupaten Rembang yang diperoleh menggunakan system penilaian Kurikulum Merdeka adalah melampaui Capaian Penilaian. Penilaian yang dilaksanakan terintegrasi antara penilaian prapembelajaran penilaian formatif dan penilaian sumatif dengan proses pembelajaran menerapkan Kurikulum Merdeka.