Skripsi
Pola pembinaan dan pengembangan peserta didik untuk mewujudkan kesalehan melalui kegiatan ekstrakurikuler di madrasah berbasis ma’had (studi kasus di Madrasah Aliyah Negeri 2 Mojokerto) / Derajatwati Agustin Aryandaru
Abstrak
Penelitian ini dilakukan untuk menggambarkan (1) bentuk (2) strategi (3) aspek-aspek (4) faktor pendukung (5) faktor penghambat dan upaya mengatasi dan (6) dampak pembinaan dan pengembangan peserta didik untuk mewujudkan kesalehan melalui kegiatan ekstrakurikuler. Latar penelitian ini berada di MAN 2 Mojokerto berbasis ma rsquo had. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Teknik yang digunakan untuk pengumpulan data yaitu wawancara observasi dan studi dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan pengumpulan data kondensasi data penyajian data dan verivakasi data. Keabsahan data menggunakan kredibiltas keterailhan ketergantungan dan kepastian. Berdasarkan hasil analisis data dapat disimpulkan sebagai berikut (1) bentuk pembinaan dan pengembangan menggunakan bentuk drilling yang dilakukan untuk mengasah bakat dan meningkatkan pengetahuan peserta didik melalui kegiatan ekstrakurikuler (2) strategi yang dilakukan pada pembinaan dan pengembangan yaitu dengan menerapkan keteladanan penyuluhan dan peningkatan pada peserta didik dengan hal-hal yang menunjang kegiatan ekstrakurikuler (3) aspek-aspek pembinaan dan pengembangan dapat dilihat melalui aspek afektif kognitif dan psikomotorik pelaksanaan kegiatan ekstrakurikuler (4) faktor pendukung pembinaan dan pengembangan peserta didik adalah dari sumber daya manusianya sendiri yaitu peserta didik pembina ekstrakurikuler serta kepala sekolah yang secara tidak langsung menangani kegiatan ekstrakurikuler (5) faktor penghambat yang ditemui adalah pada pembuatan laporan akhir kegiatan ekstrakurikuler yang tidak tepat waktu dan partisipasi peserta didik. Cara mengatasinya yaitu harus saling mengingatkan satu sama lain. (6) dampak pembinaan dan pengembangan pada kegiatan ekstrakurikuler adalah dapat dilihat melalui sudut internal dari lembaga maupun peserta didik dan dari sudut eksternal.