Disertasi
Pengaruh teknologi keuangan, literasi keuangan, sikap keuangan, terhadap kinerja bisnis yang dimediasi inklusi keuangan dan efikasi diri pada industri kecil menengah (IKM) di Kota Malang / Erna Retna Rahadjeng
Abstrak
Tujuan penelitian adalah untuk menemukan bukti empiris tentang pengaruh teknologi keuangan literasi keuangan sikap keuangan terhadap kinerja bisnis yang dimediasi oleh inklusi keuangan dan efikasi diri pada Industri Kecil Menengah (IKM) di kota Malang. Jenis penelitian kuantitatif dengan pendekatan deskriptif populasi penelitian terdiri dari 2581 pelaku IKM di kota Malang dan sampel penelitian berjumlah 335 pelaku IKM. Alat analisis data menggunakan Structural Equation Modeling (SEM) dengan Software SmartPls versi 3.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa teknologi keuangan memiliki pengaruh langsung secara parsial terhadap kinerja IKM Inklusi keuangan dan efikasi diri. Teknologi keuangan juga memiliki pengaruh tidak langsung terhadap kinerja IKM yang dimediasi inklusi keuangan tetapi efikasi diri tidak memediasi pengaruh teknologi keuangan terhadap kinerja IKM. Literasi keuangan secara parsial tidak berpengaruh terhadap kinerja IKM dan inklusi keuangan literasi keuangan memiliki pengaruh langsung terhadap efikasi diri tetapi baik inklusi keuangan maupun efikasi diri tidak memediasi pengaruh literasi keuangan terhadap kinerja IKM. Sikap keuangan berpengaruh positif dan signifikan secara parsial terhadap kinerja IKM inklusi keuangan dan efikasi diri. Inklusi Keuangan mampu memediasi pengaruh sikap keuangan terhadap kinerja IKM. Efikasi diri tidak memediasi pengaruh sikap keuangan terhadap kinerja IKM. Hasil penelitian didukung oleh teori RBV yang menyatakan bahwa RBV memberikan kerangka kerja yang bermanfaat untuk memahami bagaimana sumber daya internal seperti teknologi (fintech) pengetahuan keuangan (literasi keuangan) dan sikap keuangan individu dapat memengaruhi kinerja IKM. Dengan memanfaatkan sumber daya-sumber daya ini dengan baik IKM dapat meningkatkan daya saing mereka mengoptimalkan operasi bisnis dan mencapai pertumbuhan yang berkelanjutan. Sedangkan untuk variabel teknologi keuangan didukung oleh teori TAM yang mengasumsikan bahwa penerimaan seseorang atas teknologi informasi dipengaruhi oleh dua variabel utama yaitu Perceived Usefulness (Persepsi Kebermanfaatan) dan Perceived Ease of Use (Persepsi Kemudahan Penggunaan) Penelitian ini dapat digunakan sebagai referensi untuk penelitian berikutnya serta dapat menjadi bahan pertimbangan bagi pemerintah setempat dalam melakukan pembinaan IKM dan pengambilan kebijakan yang sesuai dan lebih baik untuk perkembangan IKM di kota Malang. Bagi pelaku IKM di kota Malang diharapkan dapat meningkatkan kinerjanya dengan memanfaatkan teknologi keuangan memiliki pemahaman keuangan dan pandangan yang positif tentang keuangan sikap dan inklusi keuangan serta tingkat keyakinan dan kepecayaan diri dalam meningkatkan kinerja IKM yang dimliki.