Disertasi
Pengembangan bahan ajar menulis karya ilmiah bermuatan pelatihan berpikir kritis dengan pendekatan inkuiri. / Harsono
Abstrak
Penulisan karya ilmiah adalah sarana untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis mahasiswa. Kemampuan berpikir kritis seseorang dapat ditingkatkan dengan menulis karya ilmiah menggunakan fase inkuiri. Salah satu mata kuliah yang memuat pengalaman belajar menulis karya ilmiah adalah Bahasa Indonesia Keilmuan (BIK). Mata kuliah BIK cukup strategis untuk membekali keterampilan berpikir kritis bagi mahasiswa tingkat awal. Upaya untuk meningkatkan keterampilan mahasiswa dalam menulis karya ilmiah serta meningkatkan keterampilan berpikir kritisnya dapat dicapai melalui pengembangan bahan ajar dengan pendekatan inkuiri. Bahan ajar yang disusun dengan baik akan membantu mahasiswa memahami secara lebih baik langkah-langkah dalam menulis karya ilmiah dan memberikan panduan yang jelas dalam menyusun tulisan ilmiah dengan benar. Mengembangkan bahan ajar menulis karya ilmiah bermuatan pelatihan berpikir kritis dengan pendekatan inkuiri (MKI-BPBKPI) menjadi upaya rasional yang dapat dilakukan dalam mata kuliah BIK untuk memenuhi tuntutan peningkatan keterampilan berpikir kritis. Sehubungan dengan itu secara umum penelitian dan pengembagan ini bertujuan untuk mengembangkan dan menyusun bahan ajar menulis karya ilmiah berbasis inkuiri yang dapat meningkatkan keterampilan berpikir kritis mahasiswa di perguruan tinggi. Secara khusus adalah menghasilkan produk penelitian berupa menulis karya ilmiah bermuatan pelatihan berpikir kritis yang efektif melalui pendekatan inkuiri dalam menulis karya ilmiah jenis makalah serta melaporkan hasil uji produk dengan melibatkan ahli dan calon pengguna produk (mahasiswa) dengan desain kuasi eksprimen. Dalam rangka mencapai tujuan penelitian dan pengembangan tersebut digunakan desain ADDIE dengan lima tahap yaitu Analize Design Develop Implement Evaluate (Analisis Desain Pengembangan Implementasi dan Evaluasi). Penelitian kuasi eksperimen menggunakan rancangan one-group pre-test-post-test design. Sampel yang dipilih adalah kelas mahasiswa Pendidikan Matematika semester I FKIP Universitas Madura yang sedang menempuh matakuliah BIK. Pengumpulan data menggunakan instrumen lembar angket tes dan rubrik. Data dianalisis secara deskriptif dan paired t-test dengan menggunakan bantuan program komputer SPPS 22 for windows. Data penelahaan tim praktisi dan tim ahli/pakar dan data hasil uji coba produk pengembangan berupa data kualitatif sedangkan data uji efektivitas berupa data kuantitatif. Dalam analisis data kualitatif digunakan teknik analisis domain. Domain yang dimaksud mencakup format isi organisasi materi dan aspek kebahasaan Hasil penelitian pengembangan ini berupa bahan ajar menulis karya ilmiah jenis makalah bermuatan pelatihan berpikir kritis dengan pendekatan inkuiri. Bahan ajar yang dikembangkan memiliki kekhasan yang berbeda dengan bahan ajar pada pembelajaran konvensional. Kekhasan tersebut tercermin pada penggunaan enam fase inkuiri dalam setiap elemen penulisan karya ilmiah mulai dari orientasi merumusan masalah mengajuan hipotesis mengumpulkan data menganalisis dan menyimpulkan serta penilaian diri dan refleksi sebagai elemen terintegrasi. Bahan ajar menulis karya ilmiah berbasis inkuiri memiliki keunggulan. Pembelajaran menulis karya ilmiah yang menggunakan MKI-BPBKPI menjadikan mahasiswa lebih berfikir hirarkies. Pola berpikir ini dilalui mahasiswa dari tahap mengenal karya ilmiah sampai melakukan penyuntingan. Pola kerangka berpikir kritis mahasiswa juga diperoleh mahasiswa dalam setiap tahapan menulis karya ilmiah yang dilalui oleh fase-fase inkuiri. Bahan ajar ini telah memberikan sejumlah manfaat berupa kemampuan menganalisis membuat inferensi kemampuan menilai kemampuan menjelaskan yang disertai alasan dan kemampuan memonitor diri. Sejalan dengan temuan penelitian ini pembelajaran yang memanfaatkan bahan ajar berbasis inkuiri perlu terus dikembangkan dan disosialisasikan kepada pihak-pihak yang berkepentingan dengan pembelajaran menulis karya ilmiah. Dosen dapat memanfaatkan produk pengembangan ini dalam proses pembelajaran menulis karya ilmiah dan menjadikan enam tahapan pembelajarannya sebagai alternatif untuk memvariasikan pelaksanaan proses pembelajaran sehingga hasil penelitian ini memiliki potensi yang berfungsi sebagai scaffolding untuk perkembangan berbagai kemampuan berpikir tingkat tinggi yang berbeda.