Skripsi
Pengaruh latihan High Intensity Interval Training (HIIT) terhadap kadar trigliserida pada atlet lari jarak jauh PASI Kota Malang / Dimas Pratama Putra
Abstrak
Trigliserida yang merupakan lipid yang diangkut oleh sistem lipoprotein yang terletak di dalam darah merupakan penyebab utama penyakit arteri dan sering dibandingkan dengan kolesterol melalui elektroforesis lipoprotein. Trigliserida terdiri dari gliserol yang terikat pada gugus asam lemak. Latihan interval intensitas tinggi adalah olahraga yang dirancang untuk meningkatkan metabolisme dan membakar lemak tubuh untuk menyeimbangkan kadar trigliserida dalam tubuh. Latihan ini sering dimasukkan dalam program pelatihan untuk pelari jarak jauh. Penelitian ini bertujuan untuk mengumpulkan informasi tentang pengaruh latihan interval intensitas tinggi (HIIT) pada model lari interval terhadap kadar trigliserida pada atlet PASI kota Malang. Metode dan desain penelitian yang dipakai adalah one-group pre-test post-test design khusus mencatat hasil kadar trigliserida sebelum HIIT dan setelah HIIT. Studi ini mengamati delapan pelari jarak jauh yang darahnya diambil dari pembuluh darah leher mereka sebelum perawatan HIIT. Rancangan penelitian ini diawali dengan memilih semua subjek penelitian sesuai dengan kriteria inklusi yang telah ditetapkan. Dan semua subjek diinstruksikan untuk mengisi formulir persetujuan (informed consent) kemudian diambil sampel darahnya sebelum diberikan perlakuan latihan HIIT plusmn 10 micro L. Setelah pengambilan darah program HIIT dilanjutkan dengan pola lari interval lari selama 2 menit kemudian jalan kaki selama 2 menit lakukan sebanyak 10 kali. Setelah menyelesaikan perawatan pelatihan HIIT semua subjek diambil plusmn 10 micro L darah. Setelah sampel darah semua subjek diperoleh dilakukan pemeriksaan laboratorium di Laboratorium Patologi Klinik Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya. Hasil penelitian dengan melakukan uji t sampel berpasangan yang digunakan untuk analisis data diperoleh nilai signifikan (2-failed) 0 938 lebih besar dari p yaitu 0 05 (0 938 gt 0 05) menunjukkan bahwa H0 diterima dan Ha ditolak yang artinya latihan HIIT tidak berpengaruh nyata terhadap kadar leukosit atlet PASI kota Malang. Oleh karena itu dapat disimpulkan bahwa latihan HIIT tidak berpengaruh terhadap peningkatan kadar sel darah putih pada atlet PASI jarak jauh Kota Malang. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah latihan HIIT yang diberikan tidak berpengaruh siginfikan pada jumlah trigliserida setelah dan sesudah latihan. Kadar trigliserida atlet lari jarak jauh berada pada jumlah yang normal. Hal ini dikarenakan sudah adanya latihan teratur yang diberikan oleh pelatih sebagai persiapan menuju pertandingan.