Skripsi
Pengaruh parameter mist cooling dengan campuran graphite-talc dan minyak nabati terhadap keausan pahat dan kekasaran permukaan baja st 60 / Farhan Bayu Zakaria
Abstrak
Proses pengerjaan logam saat ini menjadi hal yang sering dilakukan untuk membuat sebuah produk hasil olahan dari logam tersebut. Salah satu prosesnya yaitu proses pemesinan menggunakan mesin bubut. Prinsip kerja mesin bubut yaitu memutar benda kerja berbentuk silindris pada sumbu X dan menggunakan mata pahat untuk memotong atau mengurangi profilnya. Penggunaan mist cooling system dengan campuran graphite-talc dan minyak nabati sebagai pelumas. Teknik pendinginan ini digunakan untuk memperpanjang umur pahat dan meningkatkan kualitas permukaan benda kerja yang dihasilkan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis parameter mist cooling system diantaranya tekanan sudut dan jarak yang divariasikan terhadap keausan pahat dan kekasaran permukaan baja ST 60 pada proses pembubutan. Metode penelitian yang digunakan yaitu eksperimental yang kemudian dianalisis menggunakan metode Taguchi dan analysis of variance (ANOVA) pada software Minitab. Parameter mist cooling system menggunakan variasi tekanan 0 5 bar 1 bar 1 5 bar sudut 0 deg 45 deg 90 deg dan jarak 2 cm 4 cm dan 6 cm. Hasil penelitian menujukkan bahwa tekanan dan sudut memiliki pengaruh yang signifikan terhadap keausan pahat dan kekasaran permukaan baja ST 60. Hasil analisis keausan pahat didapatkan variasi optimal tekanan 1 bar sudut 90 deg dan jarak 6 cm menghasilkan keausan pahat sebesar 0 0561 mm. Hasil analisis kekasaran permukaan didapatkan variasi optimal tekanan 0 5 bar sudut 90 deg dan jarak 9 cm menghasilkan kekasaran permukaan (Ra) sebesar 0 0036 mm. Hasil analysis of variance pada keausan pahat menunjukkan bahwa tekanan berkontribusi sebesar 88 65% sudut berkontribusi sebesar 4 30% dan jarak berkontribusi sebesar 2 65% sedangkan pada kekasaran permukaan menunjukkan bahwa tekanan berkontribusi sebesar 61 32% sudut berkontribusi sebesar 33 49% dan jarak berkontribusi sebesar 4 40%.