Skripsi
Pengembangan bioplastik antibakteri berbasis karagenan dengan penambahan kitosan dan nanopartikel zn-doped ceo2 / Alvin Annayya Habibah
Abstrak
Pengembangan bioplastik khususnya sebagai kemasan terus dilakukan hingga saat ini karena potensinya sebagai salah satu solusi alternatif dalam mengatasi permasalahan sampah plastik. Bioplastik antibakteri berbahan biopolimer karagenan telah berhasil dikembangkan dengan penambahan kitosan sebagai filler untuk meningkatkan ketahanan air dan karakteristik mekanik serta nanopartikel Zn-doped CeO2 sebagai agen antibakteri. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kualitas bioplastik berbasis karagenan dengan penambahan nanopartikel Zn-Doped CeO2 dengan variasi konsentrasi doping Zn (0% 5% 10% dan 20%) menguji potensi aktivitas antibakteri dari bioplastik yang dikembangkan serta menentukan variasi bioplastik terbaik untuk digunakan sebagai kemasan pangan. Hasil uji sudut kontak air menunjukkan bahwa penambahan nanopartikel dapat meningkatkan sifat hidrofilik dari bioplastik yaitu dari 109 90 deg menjadi 71 08 - 85 75 deg setelah ditambahkan nanopartikel. Bioplastik dengan penambahan nanopartikel Zn-Doped CeO2 menunjukkan karakteristik mekanik yang lebih baik dibandingkan tanpa nanopartikel yaitu dengan nilai tensile strength elongasi dan modulus young secara berurutan pada rentang 2 79 - 4 28 MPa 29 58 - 35 48% dan 7 63 - 11 42 GPa. Berdasarkan uji antibakteri yang telah dilakukan dapat diketahui bahwa penambahan doping Zn pada nanopartikel CeO2 dapat meningkatkan aktivitas antibakteri dari bioplastik dimana performa antibakteri terbaik dihasilkan oleh bioplastik dengan nanopartikel Zn-doped CeO2 10% yaitu dengan diameter zona hambat sebesar 11 4 plusmn 0 85 mm terhadap bakteri Bacillus cereus dan 11 3 plusmn 0 16 mm terhadap bakteri Escherichia coli. Hasil evaluasi tersebut menunjukkan bahwa bioplastik dengan penambahan nanopartikel Zn-Doped CeO2 pada penelitian ini berpotensi untuk digunakan sebagai kemasan pangan pengganti plastik sintetis dimana variasi bioplastik yang paling optimal untuk dimanfaatkan sebagai kemasan pangan adalah bioplastik dengan penambahan nanopartikel Zn-Doped CeO2 10%.