Skripsi
Pengembangan bioplastik antibakteri berbasis karagenan dengan penambahan nanopartikel ag-doped ceo2 / An Naas Amalia Rahardja Putri
Abstrak
Plastik merupakan produk esensial yang digunakan dalam kehidupan sehari-hari. Peningkatan penggunaannya setiap hari menimbulkan dampak besar terutama pada isu lingkungan karena limbah plastik yang sulit diuraikan. Pada penelitian ini dilakukan pembuatan bioplastik berbasis karagenan dengan penambahan nanopartikel. Nanopartikel yang ditambahkan pada penelitian ini adalah cerium oksida dan Ag-doped cerium oksida. Nanopartikel cerium oksida diketahui dapat menjadi agen antibakteri sedangkan penambahan Ag pada nanopartikel cerium oksida dapat meningkatkan kemampuan antibakteri dari bioplastik yang diproduksi. Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah menghasilkan bioplastik terinkorporasi nanopartikel yang memiliki kemampuan antibakteri yang baik. Penelitian ini terdiri dari 3 tahapan utama diantaranya (1) Optimasi bioplastik berbasis kitosan (2) Sintesis dan karakterisasi nanopartikel cerium oksida serta nanopartikel Ag-doped cerium oksida dan (3) Sintesis dan karakterisasi bioplastik terinkorporasi nanopartikel. Karakterisasi yang dilakukan pada penelitian ini berupa pengujian sifat mekanis bioplastik Powder XRD SEM TEM HR-TEM serta pengujian aktivitas antibakteri menggunakan metode difusi cakram. Bioplastik dengan penambahan nanopartikel Ag-Doped CeO2 menunjukkan karakteristik mekanik yang lebih baik dibandingkan tanpa nanopartikel yaitu dengan nilai tensile stregth elongasi dan modulus young secara berurutan pada rentang 2 83 ndash 5 10 MPa 25 50 ndash 32 09% dan 11 07 ndash 15 96 GPa. Berdasarkan hasil pengujian diameter zona hambat terbesar dimiliki oleh bioplastik dengan penambahan nanopartikel Ag-doped CeO2 20% wt dimana zona hambat yang terbentuk pada Bacillus cereus sebesar 12 68 plusmn 0 57 mm sedangkan pada Escherichia coli sebesar 12 87 plusmn 1 06 mm. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bioplastik dengan penambahan nanopartikel Ag-doped CeO2 berpotensi untuk digunakan sebagai kemasan pengganti plastik dimana variasi bioplastik yang paling optimal untuk dimanfaatkan sebagai kemasan pangan adalah bioplastik dengan penambahan nanopartikel Ag-doped CeO2 20%.