Skripsi
Pengembangan tes rekrutmen praktik kerja lapangan berbasis kebutuhan industri bagi siswa Kelas XI Jurusan DPIB di SMK Negeri 6 Malang / Raul Amir Khan
Abstrak
Program link and match yang diterapkan di SMK harus relevan sesuai kompetensi yang diinginkan oleh Dunia Usaha dan Dunia Industri. Salah satunya adalah dengan penerapan program Praktik Kerja Lapangan yang memang dirancang untuk memenuhi kompetensi yang dibutuhkan oleh pihak Dunia Usaha dan Dunia Industri. Tetapi Angka pengangguran lulusan SMK memiliki urutan tertinggi sebesar 11 24% dibandingkan dengan SMA sebesar 9 55% dan fakta yang ditemukan terdapat siswa yang dikembalikan oleh industri akibat kurangnya sikap dan pemahaman kompetensi pada bidang yang dipelajari Wakil Kepala Sekolah juga menyebutkan bahwa siswa yang akan melaksanakan Praktik Kerja Lapangan hanya melakukan pembekalan tanpa adanya evaluasi untuk mendeteksi kesiapan siswa menghadapi dunia kerja Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kompetensi awal yang diharapkan oleh industri dan mengetahui kualitas instrumen tes sebagai evaluasi letak kekurangan kompetensi siswa. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif deskriptif dengan subjek siswa kelas XI DPIB SMK Negeri 6 Malang sebanyak 68 siswa. Metode pengumpulan data menggunakan metode tes dan wawancara. Hasil uji kualitas instrumen menggunakan uji validitas corrected item total correlation didapatkan dari 30 butir soal 25 butir soal dinyatakan valid dan 5 butir soal dinyatakan tidak valid sedangkan untuk uji reliabelitas menggunakan metode cronbach alpha didapatkan nilai alpha 0 7 gt 0 6 sehingga instrument dikatakan reliabel. Hasil penelitian yang diperoleh adalah kompetensi dengan nilai paling tinggi adalah mampu berkoordinasi dengan atasan di tempat Praktik Kerja Lapangan sedangkan kompetensi dengan nilai terendah adalah kemampuan memahami jenis-jenis peralatan pada Autocad. Dari penyebaran instrumen tes yang terdiri dari 25 butir soal didapatkan bahwa hanya 4 siswa yang memperoleh nilai diatas rata-rata sedangkan 30 siswa memperoleh nilai dibawah rata-rata dapat disimpulkan bahwa siswa-siswa tersebut masih belum layak untuk mengikuti program Praktik Kerja Lapangan