Skripsi
Pengembangan media interaktif berbasis mobile learning pada mata pelajaran sistem komputer untuk meningkatkan hasil belajar siswa kelas x program keahlian teknik komputer dan jaringan / Mujahidin Syah Kabalmay
Abstrak
Mata pelajaran sistem komputer merupakan salah satu mata pelajaran dasar yang dipelajari saat memasuki kelas X tingkat Sekolah Menengah Kejuran bidang keahlian teknik informatika. Hasil observasi oleh peneliti di SMK Negeri 10 Malang ditemukan bahwa mata pelajaran sistem komputer adalah mata pelajaran yang kompleks dan abstrak karena menggunakan perhitungan matematika sehingga dibutuhkan kerja keras dalam memahami materi alokasi waktu yang cukup serta metode media yang efektif. Pengembangan media ini berdasarkan pada model pengembangan ADDIE yang terdiri dari analysis design development implementation dan evaluation. Subjek pengujian pada penelitian melibatkan ahli materi ahli mdia dan pengguna. Kompetensi dasar yang terdapat dalam media pembelajaran ini meliputi kompetensi dasar pada semester ganjil yakni KD 3.1 sampai dengan KD 3.5. Pemilihan materi pada semester ganjil tersebut disebakan karena materi tersebut merupakan materi dasar yang sulit dijelaskan hanya dengan tetode verbal. Sehingga dibutuhkan media mobile yang dapat digunakan siswa secara berulang-ulang. Hasil penelitian yang telah dilakukan kepada ahli dan uji kepada siswa yakni validasi kelayakan dari ahli media diperoleh persentase skor rata-rata sebesar 90 38% validasi ahli materi sebesar 88 88% uji coba skala kecil sebesar 94 27% dari 6 orang siswa dan uji coba skala besar sebesar 92 07% dari 30 orang siswa. Secara keleluruhan media pembelajaran dinyatakan sangat baik/sangat layak untuk digunakan dalam proses kegiatan pmbelajaran kelas X program kehalian Teknik Komputer dan Jaringan di SMK Negeri 10 Malang. Hasil belajar yang diperoleh pada penelitian ini adalah melihat adanya peningkatan hasil belajar dari sebelum menggunakan media dan setelah menggunakan media. Hasil yang diperoleh yaitu hasil belajar siswa pada pretest diperoleh nilai persentase sebesar 63 44% dan hasil belajar siswa pada posttest sebesar 81 2% dngan kesimpulan adanya peningkatan hasil belajar dan dinyatakan efektif.