Skripsi
Analisis kerusakan jalan menggunakan metode pavement condition index (PCI) dan asphalt institute ms-17 pada jalan bantur-balekambang Kabupaten Malang / Khoharudin Ali
Abstrak
Berdasarkan data Kementerian Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang pada tahun 2022 sepanjang 165.502 932 km atau 44 04% jalan Kabupaten di Indonesia masuk dalam kategori tidak mantap. Sedangkan berdasarkan Badan Pusat Statistika Kabupaten Malang pada tahun 2022 sepanjang 457 27 km atau 27 40% Jalan Kabupaten Malang dalam kategori tidak mantap. Kondisi jalan yang tidak mantap dikarenakan adanya beberapa jalan Kabupaten yang mengalami kerusakan jalan. Salah satu jalan Kabupaten yang mengalami kerusakan yaitu jalan Bantur-Balekambang di Kabupaten Malang. Maka analisis ini dilakukan guna mengetahui kondisi jalan pada Jalan Bantur - Balekambang menggunakan metode PCI dan Asphalt Institute MS-17. Tujuan penelitian ini yaitu 1) mendeskripsikan kondisi perkerasan jalan dengan menggunakan metode PCI pada ruas Jalan Bantur - Balekambang Kabupaten Malang 2) mendeskripsikan kondisi perkerasan jalan dengan menggunakan metode Asphalt Institute MS-17 pada ruas Jalan Bantur - Balekambang Kabupaten Malang 3) menganalisis penanganan kerusakan jalan berdasarkan hasil penilaian dengan menggunakan metode PCI dan Asphalt Institute MS 17 pada ruas Jalan Bantur - Balekambang Kabupaten Malang. Metode penelitian ini diawali dengan melakukan persiapan survey di lapangan kemudian pengumpulan data dilakukan dengan pengukuran dan pengamatan setiap jenis kerusakan dilapangan dan setelah data terkumpul maka berikutnya data akan dianalisis dengan cara perhitungan sesuai dengan metode PCI dan Asphalt Institute MS-17. Hasil penelitian ini sebagai berikut 1) berdasarkan metode PCI menunjukkan bahwa terdapat 2 segmen dengan kondisi very good 3 segmen dengan kondisi good 3 segmen dengan kondisi fair 2 segmen dengan kondisi poor 2 segmen kondisi very poor 3 segmen kondisi serious dan 5 segmen kondisi failed. Dengan nilai kondisi rata-rata (PCIf) sebesar 43 28 dan kategori poor 2) berdasarkan metode Asphalt Institute MS-17 menunjukan bahwa 5 segmen dengan kondisi good 8 segmen dengan kondisi fair 6 segmen dengan kondisi poor dan 1 segmen dengan kondisi very poor. Dengan nilai kondisi rata-rata 55 2 dan kategori kondisi fair 3) penanganan kerusakan jalan berdasarkan metode PCI yaitu rekonstruksi 55% peningkatan struktural 15% pemeliharaan berkala 20% serta pemeliharaan rutin 10%. Sedangkan untuk metode Asphalt Institute MS-17 yaitu rekonstruksi 25% tambalan dan lapis tambahan 50% serta pemeliharaan rutin 25%.