UPT Perpustakaan UM

  • Beranda
  • Informasi
  • Repository UM
  • SIPADU UM
  • OPAC SIPADU

Pencarian Spesifik

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title

Disertasi

Pengembangan model learning simulation dengan media pembelajaran virtual reality (ls-vr) bencana gunung merapi / Andi Irwan Benardi

Benardi, Andi Irwan - Nama Orang;

Abstrak
Bencana gunung Merapi merupakan bencana yang sering terjadi di Kecamatan Cangkringan Kabupaten Sleman Provinsi Yogyakarta Indonesia. Kesiapsiagaan bencana gunung berapi harus dimiliki setiap siswa yang tinggal di daerah bahaya gunung Merapi. Siswa SMA N 1 Cangkringan dan SMA N 1 Pakem memiliki resiko yang tinggi ketika gunung Merapi erupsi. Tujuan penelitian yaitu (1) Mengembangkan model LS-VR Gunung Merapi untuk meningkatkan kemampuan kesiapsiagaan bencana siswa yang memenuhi kriteria valid dan praktis (2) Mengetahui efektifitas penerapan model LS-VR untuk meningkatkan kesiapsiagaan bencana Gunung Merapi siswa SMA di SMA N 1 Pakem dan SMA N 1 Cangkringan. Penelitian ini adalah penelitian pengembangan menggunakan desain Plomp. Model Plomp terdiri dari fase investigasi awal (preliminary investigation) fase desain (design) fase realisasi/konstruksi (realization/construction) dan fase tes evaluasi. Validasi dilakukan oleh 4 orang validator untuk memvalidasi desain model pembelajaran Learning Simulation Dengan Media Pembelajaran Virtual Reality (LS-VR) media pembelajaran dan instrumen. Tahap imlementasi merupakan tahap uji coba lapangan (field trial) yang bertujuan mengamati proses keterlaksanaan produk. Subjek uji coba terdiri dari 120 siswa kelas IX IPS. Fase investigasi awal tingkat kesiapsiagaan siswa SMA di kawasan rawan bencana Gunung Merapi diukur berdasarkan empat indikator yaitu pengetahuan dan sikap rencana tanggap darurat bencana sistem peringatan bencana dan mobilisasi sumber daya. Seluruh indikator kesiapan siswa yang diukur memiliki nilai indeks kategori ldquo siap rdquo dengan skor 65 84. Dari hasil empat indikator kesiapsiagaan bencana tingkat kesiapsiagaan siswa SMA di kawasan rawan bencana Gunungapi Merapi dikategorikan ldquo siap rdquo . Kegiatan pada tahap prototype ini dilakukan perancangan produk pembelajaran berupa perancangan model LS-VR hasil rekapitulasi analisis data validasi buku model LS-VR diketahui total nilai rata-rata keseluruhan aspek yang dinilai mencapai 2.95.telah memenuhi kriteria valid dengan demikian model tersebut layak digunakan dan diujicobakan. data validasi instrumen LPKM menunjukkan total nilai rata-rata keseluruhan aspek yang dinilai mencapai 3 85 instrumen LPKM yang dikembangkan telah memenuhi kriteria sangat valid sehingga instrumen LPKM sudah dapat diimplementasikan untuk menguji kepraktisan Model LS-VR. validasi RPP diketahui total nilai rata-rata keseluruhan aspek yang dinilai mencapai 4 maka RPP yang dikembangkan sudah terpenuhi kriteria sangat valid sehingga layak dipakai dan diujicobakan. hasil rekapitulasi analisis data validasi LKS memperlihatkan bahwa total rata-rata nilai keseluruhan aspek yang dinilai mencapai 3 10. Maka LKS yang di kembangkan sudah memenuhi kriteria valid sehingga layak dipakai dan diujicobakan. hasil rekapitulasi analisis data validasi instrument angket kesiapsiagaan bencana gunungapi memperlihatkan bahwa total rata-rata nilai keseluruhan aspek yang dinilai mencapai 3 72. maka instrument angket kesiapsiagaan bencana gunungapi yang dikembangkan telah memenuhi kriteria sangat valid sehingga instrument tersebut layak dipakai untuk mengukur tingkat kesiapsiagaan siswa. Tahap Penilaian Ini merupakan tahap akhir dari penelitian pengembangan untuk mengkaji kualitas produk yang sedang dikembangkan. Pada titik ini tes di kelas dilakukan untuk menentukan apakah produk yang dikembangkan memenuhi standar praktis dan efisien. Hasil uji coba model sebagai berikut. nilai rata-rata keseluruhan hasil pengamatan keterlaksanaan komponen Model LS-VR adalah 3 53 maka kategori keterlaksanaan komponen model termasuk pada tingkat seluruhnya terlaksana. Jika melihat secara rinci setiap komponen model yang diamati keterlaksanaan sintaks Model LS-VR berada pada kategori sebagian besar terlaksana atau perolehan nilai rata-rata 3.49 artinya kedua sekolah yang mengimplementasikan Model LS-VR dalam pembelajaran telah mengikuti sintaks atau Langkah-langkah Model LS-VR dengan baik yang terdiri dari sintaks pertama pembentukan kelompok kedua diskusi kelompok. ketiga mengkomunikasikan keempat persiapan kelima simulasi keenam refleksi. Hasil pengamatan keterlaksanaan system sosial Model LS-VR termasuk berada pada kategori Sebagian besar terlaksana atau perolehan nilai rata-rata 3 35 artinya indikator yang diamati pada system sosial Sebagian besar terlaksana dengan baik. Demikian juga hasil pengamatan pada keterlaksanaan prinsip reaksi Model LS-VR menunjukkan perolehan nilai rata-rata sebesar 3 58 atau ada pada kategori Sebagian besar terlaksana. Artinya indikator yang diamati pada aspek prinsip reaksi sebagian besar terlaksana dengan baik. Sedangkan hasil pengamatan pada keterlaksanaan sistem pendukung berada pada kategori seluruhnya terlaksana atau perolehan nilai rata-rata mencapai 3 71. Artinya indikator yang dinilai pada aspek system pendukung secara keseluruhan dengan baik. nilai rata-rata keseluruhan hasil pengamatan aktivitas/kegiatan siswa sepanjang proses pembelajaran dengan mempergunakan sintaks Model LS-VR adalah 3 79. maka kriteria aktivitas siswa tergolong kategori sangat aktif. Artinya aktivitas siswa yang dinilai oleh observer telah sesuai dengan Langkah-langkah Model LS-VR. hasil rata-rata total nilai seluruh hasil angket respon siswa adalah 3 55. Maka respon siswa termasuk sangat positif terhadap penerapan Model LS-VR disetiap item pernyataan pada ARS. Artinya siswa selesai mengikuti pembelajaran dengan menggunakan Model LS-VR dan perangkat pembelajarannya memberikan dampak sangat positif terhadap siswa terkait dengan peningkatan kemampuan kesiapsiagaan siswa. Model LS-VR berdasarkan hasil uji keefektifan hasil n-gain menunjukkan bahwa model LS-VR efektif meningkatkan kesiapsiagaan lebih tinggi dibanding dengan pembelajaran yang dilakukan secara konvensional dengan skor 0 83 dengan kategori tinggi. bahwa Model LS-VR yang dikembangkan dapat meningkatkan kesiapsiagaan siswa untuk menghadapi bencana alam Gunung Merapi. Data kesiapsiagaan siswa yang diperoleh dari kelompok eksperimen dan kelompok control kemudian dianalisis komparatif menggunakan uji t independent sample untuk pengetahuan keefektifan Model LS-VR terhadap tingkat kemampuan kesiapsiagaan bencana siswa menunjukkan hasil uji-t sig. nilai 0 001 lt 0 050 yang dapat diartikan sebagai penolakan terhadap H0 dan H1 diterima memperlihatkan bahwa ada dampak/pengaruh positif dengan nilai signifikansi (0 000). Terbukti efektif menguatkan kesiapsigaan siswa menghadapi bencana serta juga terbukti mengalami peningkatkan berdasarkan perolehan nilai NGain kelas eksperimen memperoleh nilai kesiapsigaan lebih tinggi dibandingkan dengan perolehan nilai NGain pada kelas kontrol.


Informasi Detail
DDC
Rd 363.349076 BEN p
Prodi
Universitas Negeri Malang. Program Studi Pendidikan Geografi, 2023.
Deskripsi Fisik
xvii, 224 lembar : ilus. ; 30 cm
Bahasa
Indonesia
No Reg
00171/RD/23
Edisi
Desertasi (Pasca sarjana) - Universitas Negeri Malang 2023
Subjek
1. MITIGASI BENCANA - MODEL PEMBELAJARAN - LEARNING SIMOLATION
2. MITIGASI BENCANA - MEDIA PEMBELAJARAN - VIRTUAL REALITY
3. DISASTER MITIGATION - LEARNING MODEL - LEARNING SIMULATION

Pembimbing
1. Prof. Dr. Sumarmi, M.pd;2. Syamsul Bachri, S.si, M.sc., Ph.d
Lampiran Berkas
You must be logged in to get fulltext


UPT Perpustakaan UM
  • Berita

Tentang Kami

TIM IT Perpustakaan 2023

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS

Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik