Skripsi
Pengembangan teknologi digitalisasi manajemen mapping system terintegrasi database sarana dan prasarana untuk meningkatkan efisiensi pendataan dan monitoring alat di Laboratorium TKRO SMK Tunas Harapan Pati / Muhammad Andi Fahrudin
Abstrak
Di era industri 4.0 pendidikan berperan untuk menyiapkan SDM (Sumber Daya Manusia) baik dalam ilmu pengetahuan maupun teknologi. Sekolah Menengah Kejuruan pertama sebagai lembaga yang bergerak di bidang pendidikan untuk menciptakan SDM (Sumber Daya Manusia) yang berkualitas serta mampu menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi. Sekolah Menengah Kejuruan memiliki tujuan menciptakan lulusan yang mempunyai sumber daya manusia yang berkompeten siap kerja ke dunia industri dan berwirausaha sehingga wajib memiliki sarana dan prasarana pendukung untuk meningkatkan kualitas lulusan sesuai dengan program keahlian yang diambil. Sarana dan prasarana dalam pendidikan kejuruan teknik sangatlah diperlukan sehingga dapat mengimplementasikan teori yang di dapat sesuai kurikulum pendidikan. Pendataan dan monitoring sarana dan prasarana di Laboratorium TKRO SMK Tunas Harapan Pati masih dilakukan secara manual sehingga saat diperlukan data harus mencocokan antara data dengan sarana dan prasarana yang dimiliki. Tujuan dari penelitian ini adalah implementasi teknologi digitalisasi untuk meningkatkan efisiensi pendataan dan monitoring sarana dan prasarana dibanding pendataan dan monitoring secara manual di program keahlian TKRO SMK Tunas Harapan Pati. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kuantitatif. Research and Development (R amp D) dengan model pengembangan waterfall. Alasan memilih penelitian ini adalah penelitian yang digunakan untuk menghasilkan produk dan menguji keefektifan dari produk yang dihasilkan. Berdasarkan hasil pengujian dan analisis yang telah dilakukan sistem ini telah sesuai dengan ISO 25010 dengan hasil pengujian functional suitability dengan skor akhir 1 usability 71 87 performa mendapatkan nilai 89 81 reliability mendapatkan hasil tes succes serta tingkat efektivitas penggunaan sistem pendataan dan monitoring sarana dan prasarana berbasis digital dengan skor 91 08% atau dalam kategori sangat efektif.