Skripsi
Transisi model pembelajaran hybrid menuju pembelajaran luring bahasa mandarin siswa Kelas XI IPS 5 SMAN 6 Malang / Ester Emanuelawati
Abstrak
Dinamika transisi pendidikan dari pembelajaran online (daring) ke pembelajaran offline (luring) masih menjadi perbincangan hingga masa kini. Kondisi pendidikan yang terdampak sebagai akibat masa pandemi tidak hanya dialami oleh siswa melainkan juga guru ataupun pihak sekolah tinjauan segi sosial maupun emosional. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui proses pembelajaran hybrid saat pandemi dan Covid-19 dan luring pasca pandemi serta dampak transisi pembelajaran daring menuju luring pasca pandemi. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif. Sumber data yang digunakan berasal dari data primer dan sekunder. Model Miles dan Huberman digunakan sebagai teknik analisis data dalam penelitian mengenai transisi pembelajaran. Penelitian dilakukan pada kelas XI IPS 5 di SMAN 6 Malang khususnya pada kelas Bahasa Mandarin. Berdasarkan hasil penelitian dinyatakan bahwa pembelajaran hybrid berlangsung dengan menggabungkan sistem daring dan luring secara bersamaan dengan menekankan penggunaan LMS (Learning Management System) sebagai platform berbasis web yang fungsinya diantaranya adalah untuk dokumentasi dan distribusi konten pendidikan di sekolah. Transisi pembelajaran dari daring menuju luring menunjukkan adanya pengaruh self efficacy yang masih seimbang sehingga hasil ini dikategorikan baik karena siswa mampu mengelola kekurangan dan kelebihannya dalam menyelesaikan tugas-tugas sekolah.