Skripsi
Pengaruh dukungan sosial terhadap self-disclosure pada homoseksual (lesbian dan gay) dewasa awal di indonesia / Dinda Kartika Wihardini
Abstrak
Self-disclosure adalah kemampuan individu mengungkapkan informasi mengenai diri sendiri yang bersifat pribadi kepada orang lain. Adanya diskriminasi membuat homoseksual sulit untuk melakukan self-dislcosure maka dibutuhkannya dukungan sosial. Dukungan sosial berperan penting terhadap self-disclosure yang dilakukan oleh homoseksual dimana membuat mereka merasa nyaman dan dihargai. Tujuan dari penelitian yaitu mengetahui pengaruh dukungan sosial terhadap self-disclosure pada homoseksual (lesbian dan gay) di Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan penentuan sampel menggunakan accidental sampling. Instrumen penelitian ini yaitu skala dukungan sosial yang dibuat oleh peneliti berdasarkan teori House (1981) kemudian skala self-disclosure menggunakan Revised Self-Disclosure Scale (RSDS) dari Wheeless amp Grotz (1976). Analisis yang digunakan pada penelitian ini yaitu analisis deskriptif uji normalitas uji linearitas serta uji regresi sederhana. Hasil yang ditemukan pada penelitian ini yaitu (1) dukungan sosial yang didapatkan oleh homoseksual (lesbian dan gay) dewasa awal termasuk kategori tinggi (2) self-discosure yang dilakukan oleh homoseksual (lesbian dan gay) dewasa awal termasuk kategori tinggi dan (3) adanya pengaruh dukungan sosial terhadap self-disclosure pada homoseksual (lesbian dan gay) dewasa awal dengan signifikan 0.000 lt 0.05 dan arah positif sebesar 0.469. Hal ini menunjukkan bahwa semakin tinggi dukungan sosial semakin tinggi pula self disclosure dengan besar pengaruh yaitu 46 9%.