Skripsi
Studi tentang proses pembuatan serat alam dari tumbuhan pisang abaca (musa textilis nee) menjadi alternatif tekstil lokal di Kekean Wastra Nganjuk / Rizka Eka Dewi
Abstrak
Pisang Abaca (Musa textilis Nee) adalah salah satu jenis tumbuhan spesies pisang di dalam keluarga Musaceae. Pisang Abaca (Musa textilis Nee) juga merupakan tanaman tahunan yang merupakan tumbuhan asli Filipina namun tumbuh liar dengan baik di beberapa pulau yang ada di Indonesia. Permasalahan utama saat ini diantaranya kebutuhan bahan baku tekstil serat abaka di Indonesia yang masih impor. Dari pertimbangan inilah maka Pisang Abaca (Musa textilis Nee) dapat dimanfaatkan menjadi bahan baku lokal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kelayakan serat dari tumbuhan pisang abaka sebagai alternatif tekstil lokal. Penelitian ini merupakan jenis penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Penelitian ini akan dilakukan di industri batik yang memiliki keunikan ketertarikan dengan judul yang telah dipilih dan menggunakan serat dengan bahan alami. Lokasi tersebut berada di Kekean Wastra Nganjuk Jawa Timur. Sumber data yang dikumpulkan melalui Teknik wawancara dan observasi. Pada penelitian ini triangulasi yang akan digunakan adalah triangulasi teknik dan triangulasi sumber. Berdasarkan dari penelitian yang telah dilakukan proses pembuatan serat dari tumbuhan pisang abaka sebagai alternatif tekstil lokal meliputi proses pembuatan serat proses pembuatan benang dan yang terakhir proses pembuatan kain. Dalam studi ini tumbuhan pisang abaka dapat dikatakan sebagai alternatif tekstil lokal dikarenakan tumbuhan pisang abaka yang merupakan komoditas lokal memiliki serat pada batangnya yang dapat diproses menjadi serat sebagai bahan dasar tekstil sehingga dapat dijadikan pilihan pengganti selain penggunaan bahan baku pada komoditas yang sudah umum digunakan seperti kapas kapuk dan rami. Hasil tekstil dari bahan dasar tumbuhan pisang abaka dapat dikatakan layak digunakan sebab dapat dijahit dicuci dipakai disetrika dan disimpan.