Skripsi
Faktor risiko keluhan musculoskeletal disorders (msds) pada sektor informal pekerja makanan dan minuman: literature review / Alis Tri Jayanti
Abstrak
Industri sektor informal memiliki bahaya yang dapat menyebabkan gangguan muskuloskeletal (MSD). Tenaga kerja di Indonesia yang bekerja disektor formal sebesar 46 4% dan 53 6% bekerja disektor informal. Data keluhan muskuloskeletal di Indonesia menunjukkan bahwa pekerja mengalami cedera otot pada bagian leher bawah (80%) bahu (20%) punggung (40%) lutut (60%) dan betis (80%). Musculoskeletal Disorders (MSDs) merupakan gangguan pada sistem muskuloskeletal yang disebabkan oleh faktor individu faktor biomekanik dan faktor psikososial. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan keluhan Musculoskeletal Disorders pada sektor informal pekerja makanan dan minuman. Variabel bebas dalam penelitian ini adalah usia jenis kelamin indeks massa tubuh kebiasaan merokok kebiasaan olahraga masa kerja posisi kerja beban kerja durasi kerja dan psikososial. Variabel terikat dari penelitian ini adalah keluhan MSDs. Penelitian ini merupakan jenis penelitian analisis deskriptif dengan menggunakan metode studi kepustakaan (Literature Review). Database yang digunakan adalah Google Scholar Pubmed dan BMC Public Health. Penelitian ini dilakukan pada 7 artikel yang memenuhi kriteria inklusi. Hasil penelitian diketahui bahwa usia jenis kelamin indeks massa tubuh kebiasaan olahraga masa kerja posisi kerja beban kerja durasi kerja dan psikososial berpengaruh pada keluhan MSDs sementara kebiasaan merokok tidak berpengaruh pada keluhan MSDs.