Disertasi
Pembelajaran keterampilan menulis karangan berbahasa Indonesia di Mahavitayalai Rajabhat Yala, Thailand /Arsiya Wanaeloh
Abstrak
RINGKASAN Arsiya Wanaeloh 2023 Pembelajaran Ketrampilan Menulis Karangan Bahasa Indonesia di Mahavitayalai Rajabhat Yala Thailand. Disertasi Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia Program Pascasarjana Universitas Negeri Malang. Pembimbing (i) Prof. Dr. Imam Suyitno M.Pd.(ii) Dr.Kusubakti Andajani M.Pd dan(iii) Dr.Gatut Susanto M.Pd. kata kunci Pembelajaran Bahasa Ragam Tulis Mahasiswa Thailand Model Pembelajaran Pembelajaran bahasa Indonesia yang dimaksud dalam penelitian ini merujuk pada pembelajaran menulis karangan berbahasa Indonesia yang telah memenuhi penggunaan kosakata dan tata bahasa yang tepat dan sesuai. Fokus permasalahan dalam penelitian ini adalah mendeskripsikan proses pembelajaran menulis karangan berbahasa Indonesia pada karangan mahasiswa asal Thailand di Mahavitayalai Rajabhat Yala. Penelitian yang dilakukan adalah penelitian deskriptif kualitatif. populasi yang menjadi sumber data dalam penelitian ini adalah mahasiswa Thailand yang kuliah di Mahavitayalai Rajabhat Yala. Seluruh populasi dijadikan sampel yang berjumlah 26 orang. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah tes observasi dan wawancara. Data yang diperoleh berupa karangan dari mahasiswa Thailand di Yala. Pengumpulan data dalam penelitian ini adalah penulis sendiri. Berdasarkan pengolahan data kesalahan berbahasa Indonesia yang terjadi didominasi oleh kesalahan penulisan ejaan hal ini terjadi akibat pengaruh bahasa pertama mereka yaitu bahasa Thailand. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (i) dari hasil karangan yang dibuat oleh mahasiswa Thailand di Mahavitayalai Rajabhat Yala karangannya yang termasuk karangan berbahasa Indonesia berupa argumentasi ada 9 orang karangan deskripsi 6 orang karangan eksposisi 1 orang karangan narasi 1 orang dan karangan persuasi 2 orang. Berdasarkan hasil penelitian para mahasiswa Thailand di Mahavitayalai Rajabhat Yala diperkirakan plusmn 73% telah bisa/mampu membuat karangan berbahasa Indonesia. Dari hasil data analisis dari 26 mahasiswa Thailand ada 24 orang yang belum memahami kosakata dengan baik sedangkan yang telah memahami kosakata ada 2 orang Jadi plusmn 8 3% mahasiswa Thailand Mahavitayalai Rajabhat Yala belum paham tentang kosakata dengan benar. Hasil penelitian ini peneliti menemukan model pembelajaran yang sesuai untuk para mahasiswa Thailand adalah model pembelajaran langsung.