Skripsi
Pengaruh campuran konsentrasi pla (polylactic acid) murni dengan pla daur ulang terhadap kekuatan tarik dan struktur pada proses ekstrusi produk filamen / Muhammad Nabil Al Farizi
Abstrak
Polylactic acid (PLA) adalah salah satu polimer ramah lingkungan yang berasal dari pati tanaman antara lain jagung tebu dan kentang. Biokomposit berbasis PLA dapat dengan mudah diproses menggunakan proses yang tersedia seperti ekstrusi injection moulding dan compression moulding. Sifat PLA diidentifikasi sebagai biopolimer sangat menjanjikan yang memiliki potensi untuk menggantikan plastik konvensional. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi nilai kekuatan tarik dan karakterisasi struktur filamen yang telah diekstrusi dengan variasi perbandingan campuran PLA murni dengan PLA daur ulang 20% 80% 40% 60% 60% 40% 80% 20%. Rancangan penelitian ini diawali dengan proses ekstrusi filamen PLA daur ulang kedua pada temperatur 170oC dengan kecepatan screw 50 RPM dan kecepatan penarikan pelletizer 75 RPM. Sampel Filamen PLA di uji menggunakan Uji Tarik SEM dan XRD. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa hasil identifikasi kekuatan tarik pada sampel PLAC 1 memiliki nilai kekuatan tarik 58 35 MPa dan elongasi sebesar 7 78% Sampel PLAC 2 nilai kekuatan Tarik yang didapatkan sebesar 47 20 MPa dan elongasi sebesar 7 08%. Sampel PLAC 3 nilai kekuatan Tarik yang didapatkan sebesar 42 85 MPa dan elongasi sebesar 5 52%. Sampel PLAC 4 nilai kekuatan Tarik yang didapatkan sebesar 34 54 MPa dengan nilai elongasi yang didapatkan sebesar 4 59%. Hasil identifikasi struktur filamen PLAC 1 2 dan 3 terdapat fibrous dan juga beberapa void pada PLAC 4 terdapat crack dan juga jumlah void yang lebih banyak disbanding dengan sampel lainnya. Hasil identifikasi menggunakan XRD pada sampel filamen PLA Campuran dengan variasi konsentrasi PLA murni dan PLA daur ulang menunjukkan bahwa karakteristik puncak yang luas hal ini menunjukkan bahwa fase amorf. Puncak yang luas disebut punuk amorf dan merupakan ciri khas material amorf.