Skripsi
Analisis proses produksi dan visual motif klasik Kain Sasirangan Banjarmasin / Muhammad Daud Yusuf
Abstrak
Kain Sasirangan adalah kerajinan kain tekstil khas dari Kalimantan Selatan motif Kain Sasirangan terbentuk dari hubungan manusia dan alam. Akan tetapi seiring perkembangan zaman Kain Sasirangan motif klasik mulai berubah termasuk cara pembuatan kain secara tradisional dengan menggunakan warna alami dari alam ditinggalkan karena kurang efisien. Tujuan Penelitian ini bermaksud mendeskripsikan proses pembuatan Kain Sasirangan visual motif klasik Kain Sasirangan dan upaya pelestarian motif klasik Kain Sasirangan. Memberikan kontras antara Kain Sasirangan yang menggunakan warna sintetis dan warna alami. Penelitian ini bentuk kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data menggunakan wawancara observasi dan kajian pustaka. Hasil penelitian ini diketahui bahwa proses produksi Kain Sasirangan sintetis dan alami mempunyai banyak persamaan dari bahan dan alat terkecuali bahan pewarna. Proses pewarnaannya mempunyai perbedaan yang signifikan karena bahan warna yang berbeda perlu cara khusus. Pelestarian Kain Sasirangan motif klasik oleh pemerintah setempat dilakukan dengan menentukan hari-hari yang mengharuskan sekolah untuk memakai seragam Kain Sasirangan terkadang mengadakan festival yang memamerkan Kain Sasirangan. Selain itu usaha pelestarian juga dilakukan dengan mengundang pengrajin Kain Sasirangan untuk mengajarkan proses pembuatannya pada siswa dan guru.