Skripsi
Pengembangan leaflet timeline sejarah (leftis) materi sejarah lokal Muhammadiyah Ngawi 1925-1942 untuk siswa Kelas XI IPS SMA Muhammadiyah 1 Ngawi / Dicky Putralisindra
Abstrak
Alasan yang melatarbelakangi penelitian dan pengembangan ini adalah terdapat potensi yang diperoleh dari observasi dan angket kebutuhan media oleh siswa seperti fasilitas yang memadai adanya mata pelajaran kemuhammadiyahan dan ketertarikan siswa pada materi sejarah lokal Muhammadiyah Ngawi 1925-1942 menggunakan media leaflet. Berdasarkan wawancara guru dalam kegiatan pembelajaran di SMA Muhammadiyah 1 Ngawi terdapat permasalahan yaitu belum adanya pembahasan terkait sejarah Muhammadiyah pada lingkup lokal padahal materi tersebut penting bagi para siswa untuk mengetahui latar belakang sejarah mereka. Permasalahan selanjutnya didapatkan kurangnya pemanfaatan fasilitas seperti jaringan internet untuk pembelajaran padahal fasilitas tersebut dapat menunjang pembelajaran. Tujuan dari penelitian dan pengembangan ini adalah menghasilkan produk berupa media leaflet timeline sejarah dalam bentuk digital dengan materi sejarah organisasi Muhammadiyah Ngawi 1925-1942 untuk siswa kelas XI IPS SMA Muhammadiyah 1 Ngawi. Penelitian dan pengembangan ini menggunakan metode Sugiyono yang terdiri potensi dan masalah pengumpulan data desain produk validasi desain revisi desain uji coba produk revisi produk (Modifikasi). Produk media leaflet melaluui tahap uji validasi dan tahap ujicoba produk. Uji coba dilakukan oleh ahli materi yaitu Bapak Arif Subekti S.Pd. M.A. dan ahli media oleh Ibu Ulfatun Nafiah S.Pd. M.Pd. Selanjutnya uji coba dilakukan kepada guru sejarah di SMA Muhammadiyah 1 Ngawi oleh Ibu Siti Ambarawati S.Pd dan 10 siswa dari kelas XI IPS SMA Muhammadiyah 1 Ngawi. Dalam penelitian ini skor validasi materi memperoleh 84% sedangkan skor validasi media memperoleh 75%. Kekurangan 16% saat validasi materi dari dari aspek materi tidak menyeluruh dan mengesampingkan fakta gambar dan teks yang tidak sesuai penggunaan bahasa sumber yang digunakan dan kurangnya relevansi materi dengan peristiwa sejarah. Kekurangan 25% saat validasi media dari aspek tampilan fisik kurang kualitas/ isi media pembelajaran kurang dan aspek penggunaan/ penyajian media juga masih kurang. Pada uji coba calon pengguna produk yaitu guru sejarah SMA Muhammadiyah 1 Ngawi memperoleh 96% kekurangan 4% berdasarkan aspek penggunaan bahasa dan warna pada media leaflet yang masih kurang. Sedangkan uji coba media pada siswa memperoleh 79% kekurangan sebesar 21% dari aspek gambar dan font huruf pada media kesukaran memahami materi kesesuaian produk dengan konsep dan kemudahan mengakses produk. Selanjutnya hasil dari pengukuran minat belajar diperoleh dari 49 6 % menjadi 75 6 %. Berdasarkan skor maka disimpulkan media LEFTIS valid dan layak efektif untuk meningkatkan minat pembelajaran sejarah di kelas XI IPS SMA Muhammadiyah Ngawi. Peneliti memberikan saran agar produk media leaflet dapat dimanfaatkan dalam pembelajaran sejarah sesuai dengan kebutuhan.