Skripsi
Pengembangan media pembelajaran virtual tour tantri kamandaka of Jago Temple (virtamagot) berbasis panorago materi peninggalan Kerajaan Singhasari Kelas X SMKN 4 Malang / Dani Mulyangga
Abstrak
Alasan yang menjadi latar belakang dalam penulisan ini yakni potensi yang dimiliki oleh SMKN 4 Malang memiliki beberapa program keahlian yang berbasis teknologi fasilitas yang memadai hingga diperbolehkan menggunakan gadget saat pembelajaran. Selain itu media pembelajaran Virtamagot ini juga dibuat untuk mempermudah siswa jika tidak bisa melakukan kunjungan situs ke candi jago. Materi yang akan disajikan dalam media pembelajaran Virtamagot yakni mengenai Tantri Kamandaka dari Candi Jago. Model pengembangan yang digunakan yakni model ADDIE (Analysis Design Development Implementation and Evaluation). Model tersebut dipilih dipilih karena tahapan pada model ini lebih sistematis dalam memecahkan masalah pembelajaran yang bersinggungan dengan sumber belajar yang sesuai dengan kebutuhan dan karakteristik peserta didik. Media pembelajaran yang dihasilkan khususnya media Virtamagot dinilai validitas dan efektivitasnya. Media Virtamagot memudahkan peserta didik untuk mempelajari tentang Tantri Kamandaka dari Candi Jago secara virtual seolah-olah sedang melakukan kunjungan ke Candi Jago. Media Virtamagot juga bisa digunakan kapanpun dan dimanapun karena bisa dibuka melalui smartphone. Berdasarkan kriteria yang dipaparkan oleh Pranatawijaya dkk (2019) hasil validitas oleh ahli materi sebesar 96% dengan kategori sangat valid. Kemudian untuk validasi media memperoleh skor sebesar 93% dengan kategori sangat valid. Hasil uji efektivitas kelompok kecil mendapatkan skor sebesar 79% dan uji efektivitas kelompok besar sebesar 79 3%. Kedua hasil uji coba tersebut termasuk dalam kategori efektif untuk digunakan dalam kegiatan pembelajaran sejarah di kelas.