Skripsi
Pembuatan biodiesel dari minyak goreng bekas menggunakan katalis heterogen mgo, cao dan bao yang diimpregnasikan dalam si dari Lumpur Lapindo / Stefan Chrisel Sihombing
Abstrak
Penggunaan minyak goreng bekas sebagai bahan bakar alternatif semakin meningkat. Salah satunya adalah dengan mengolahnya menjadi bahan bakar biodiesel melalui proses trans-esterifikasi dimana prinsipnya adalah mengubah trigliserida yang terkandung pada minyak goreng bekas menjadi metil ester asam-asam lemak dengan bantuan katalis. Penggunaan katalis homogen menghasilkan limbah hasil trans-esterifikasi yang kurang ramah lingkungan. Tujuan dari penelitian ini adalah membuat biodiesel dari minyak goreng bekas menggunakan katalis heterogen MgO/SiO2 CaO/SiO2 dan BaO/SiO2 yang berdampak baik terhadap lingkungan. Penelitian ini dilakukan melalui beberapa tahap 1) ektraksi silika dari lumpur lapindo 2) impregnasi MgO CaO dan BaO dengan silika 3) analisis hasil impregnasi MgO CaO dan BaO dengan silika menggunakan XRD (X-Ray Difraction) 4) trans-esterifikasi minyak goreng bekas menggunakan katalis heterogen MgO/SiO2 CaO/SiO2 dan BaO/SiO2 5) analisis metil ester hasil trans-esterifikasi menggunakan GC-MS (Gas Chromatogaphy Mass Spectrometry). Hasil dari GC-MS menunjukkan bahwa minyak goreng bekas berhasil dikonversi menjadi metil ester setelah disesuaikan dengan spektra yang dihasilkan. Karakterisasi metil ester juga dilakukan untuk mengetahui kualitas metil ester diantaranya kandungan asam lemak bebas (ALB) bilangan asam kadar air bilangan penyabunan densitas dan viskositas. Rendemen biodiesel yang dihasilkan katalis MgO/SiO2 CaO/SiO2 dan BaO/SiO2 masing-masing sebesar 91 34% 92 94% dan 89 97% yang menunjukkan bahwa minyak goreng bekas dengan katalis MgO/SiO2 CaO/SiO2 dan BaO/SiO2 berpotensi untuk dijadikan bahan bakar alternatif.