Skripsi
Kebijakan pengembangan koleksi perpustakaan SLB Ngudi Hayu Kabupaten Blitar / Adyaputri Wilujeng
Abstrak
Kebijakan pengembangan koleksi merupakan pedoman maupun panduan untuk mengembangkan koleksi agar sesuai dengan kebutuhan pengguna. Dimana kebutuhan setiap pengguna tidak sama dan harus dipahami karakteristiknya seperti kebutuhan pengguna disabilitas yang tentu saja berbeda dari kebutuhan informasi pengguna lain pada umumnya. Namun pada kenyataannya dilapangan penulis menemukan bahwa masih banyaknya perpustakaan yang belum memiliki kebijakan pengembangan koleksi sehingga menimpulkan permasalahan yaitu kurang efektifnya pengembangan koleksi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana kebijakan pengembangan koleksi Perpustakaan SLB Ngudi Hayu Kabupaten Blitar. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Pemilihan sampel informan dilakukan menggunakan teknik purposive sampling. Data yang dikumpulkan berupa hasil observasi dokumentasi wawancara dengan pustakawan kepala sekolah dan wakilnya bendahara dan guru terkait bidang kebijakan pengembangan koleksi dan riset perpustakaan. Data-data tersebut kemudian dianalisis sehingga akan dideskripsikan berupa kata-kata hasil dari observasi dokumentasi wawancara dan riset perpustakaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Perpustakaan SLB Ngudi Hayu masih belum memiliki kebijakan pengembangan koleksi secara tertulis. Kemudian setelah diteliti dengan teori kebijakan pengembangan koleksi dari G. Edward Evans SLB Ngudi Hayu masih belum memenuhi tiap elemen yang mencakup Overview (Gambaran Umum) Details of Subject Areas and Formats Collected (Bidang Subjek dan Format) Miscellaneous Issues (Isu-Isu Lainnya). Beberapa factor penyebab kurang terpenuhinya elemen-elemen tersebut adalah kurangnya tenaga kerja pengelola dan kurang efisiennya system pengembangan perpustakaan. Maka dari itu kebijakan pengembangan koleksi yang jelas tentunya sangat dibutuhkan sebagai solusi dari permasalahan-permasalahan tersebut