Skripsi
Pemanfaatan daun kelor (Moringa Oleifera) pada pembuatan tahu / Efrino Ubaidullah
Abstrak
Tahu adalah makanan tradisional kaya protein yang dibuat dengan cara proses koagulasi atau penggumpalan sari pati kacang kedelai. Namun seiring berjalannya waktu varietas tahu menjadi beragam seperti tahu sumedang dan tahu takwa/kuning dari Kediri. Daun kelor adalah bahan pangan fungsional yang mempunyai manfaat untuk kesehatan tubuh diantaranya sebagai obat diabetes mengobati kanker dan penyakit dalam lainnya mengandung vitamin A kalsium zat besi vitamin C dan potasium. Melihat banyaknya zat gizi yang terdapat pada daun kelor maka dilakukan pengolahan daun kelor menjadi bahan pangan alternatif lauk pauk yang disukai konsumen. Pada penelitian ini dicoba mengolah daun kelor sebagai bahan tambahan pada tahu. Adapun alasan pemilihan daun kelor dan tahu karena memanfaatkan sumber daya yang berlimpah yang mana daun kelor mengandung gizi yang sangat bermanfaat untuk kesehatan. Berdasarkan hal tersebut dilakukan inovasi untuk membuat tahu dengan penambahan sari daun kelor. Daun kelor bisa menjadi bahan tambahan untuk pembuatan tahu guna meningkatkan nilai gizi dan nilai jual yang lebih. Tahu daun kelor adalah tahu kedelai yang telah ditambahkan sari daun kelor. Tahu daun kelor memiliki warna hijau muda rasanya tidak jauh berbeda dengan tahu pada umumnya teksturnya lebih padat dan lebih kenyal. Tahu daun kelor lebih baik diolah dengan cara direbus. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendapatkan formula yang tepat mengetahui harga jual dan mengenalkan produk tahu dengan menggunakan bahan pangan fungsional yaitu daun kelor. Proses pembuatan tahu daun kelor diunggah melalui platform YouTube di alamat tautan https //youtu.be/Vk0aXApWxJE dengan judul rdquo Varian baru dari tahu Tahu Daun Kelor mendapat respon dari audien sebanyak 138 views 80 likes 52 komentar dan 28 subscriber. Artikel ini dimaksudkan sebagai sumber informasi pengembangan daun kelor sebagai bahan pangan obat. Harapannya tahu daun kelor bisa menjadi jenis tahu baru seperti tahu Sumedang dan tahu takwa.