Skripsi
Hubungan kontrol diri dengan fear of missing out pada siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP) pengguna media sosial di Kota Malang / Aliyah Ardhana R
Abstrak
FoMO merupakan salah satu sebab remaja memiliki tingkat intentsitas tinggi dalam menggunakan media sosial. Dikarenakan salah satu perilaku dari FoMO adalah menjadikan seseorang merasa sulit untuk tidak menggunakan smartphonenya kemudian muncul perasaan cemas yang mengganggu ketika tertinggal informasi dari orang lain. Peran kontrol diri sangat berpengaruh dalam menghindari tumbuhnya gejala FoMO pada seseorang dikarenakan bahwa semakin tinggi tingkat kontrol diri pada sesesorang maka kemungkinan kecil untuk seseorang mengalami FoMO. Penelitian ini berfokus dalam menguji hubungan antara kontrol diri dengan fear of missing out (FoMO) terhadap siswa SMP di kota Malang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan model deskriptif korelatif. Populasi penelitian ini adalah siswa SMP di kota Malang. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini sebanyak 470 siswa yang terbagi di 5 kecamatan kota Malang. Cluster Random sampling merupakan teknik pengambilan sampel yang peneliti gunakan untuk menentukan jenis sampel. Alat ukur yang digunakan dalam penelitian ini adalah Skala Self-Control dan skala Fear of Missing Out (FoMO) dengan design skala likert. Analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah Korelasi Pearson Product Moment. Hasil dari penelitian ini adalah terdapat hubungan negatif yang signifikan antara kontrol diri dengan fear of missing out (FoMO) dengan koefisien (r) sebesar -0 108 dan nilai (sig.) sebesar 0 019 ( lt 0 05). Hal ini menunjukkan bahwa kontrol diri dapat mempengaruhi fear of missing out (FoMO) pada siswa SMA di kota Malang. Semoga untuk kedepannya penelitian ini dapat dijadikan bahan untuk penelitian tentang kontrol diri dan fear of missing out (FoMO) selanjutnya.