Skripsi
Analisis kualitas air berdasarkan parameter fisika dan kesadahan pada Sungai Maron / Melly Permata Sari
Abstrak
Sungai Maron merupakan anak Sungai Konto bagian hulu dan bermuara di Waduk Selorejo. Banyaknya aktivitas masyarakat terutama peternakan dan pertanian akan menjadi sumber pencemar sungai dan lingkungan sekitarnya. Sumber pencemar tersebut berupa limbah organik yang menyebabkan kenaikan kadar kekeruhan dan kadar TDS (Total Dissolved Solids) sehingga menurunkan kualitas air apabila tidak segera ditangani. Selain itu letak geografis dan karakteristik tiap titik Sungai Maron akan mempengaruhi laju alir suhu dan kadar kesadahan air. Penelitian ini bertujuan menganalisis kualitas air yang ditinjau dari parameter fisika (laju suhu kekeruhan dan TDS) dan kesadahan air di Sungai Maron Desa Ngroto Kecamatan Pujon Kabupaten Malang. Tahap penelitian 1) sampling 2) pengukuran laju alir 3) preparasi sampel 4) uji parameter terdiri dari uji suhu uji kekeruhan uji kadar TDS dan kesadahan air. Hasil diperoleh laju alir Pada L1 (40 cm/s) merupakan laju alir sedang L2 (90 cm/s) dan L4 (120 cm/s) merupakan laju alir cepat dan L3 (10 cm/s) merupakan laju alir lambat. Suhu relatif rendah berkisar 17 5 ordm C ndash 22 7 ordm C. Parameter yang memenuhi standar baku mutu adalah TDS (Total Dissolved Solids) berkisar 173 3-856 7 mg/L. Sedangkan parameter yang tidak memenuhi standar baku mutu adalah kekeruhan pada L2 hingga L4 berkisar 27-149 NTU dan kadar kesadahan total pada L3 sebesar 509 25 mg/L. Peraturan mengenai ambang batas bahan polutan yang diperbolehkan di perairan diatur berdasarkan Permenkes RI No.416/MENKES/PER/IX/1990 yaitu kekeruhan yang dianjurkan maksimum 25 NTU serta batas kadar kesadahan total sebesar 500 mg/L dan PP RI No. 22 Tahun 2021 untuk kelas III nilai maksimal kadar TDS sebesar 1000 mg/L.