Skripsi
Efektivitas konseling kelompok feminis dengan teknik expressive writing untuk meningkatkan self-compassion siswa korban pelecehan seksual / Fauziah Ilmi Qonita
Abstrak
Peningkatan kasus pelecehan seksual yang terjadi pada remaja memberikan dampak negatif berkepanjangan pada psikologis korban salah satunya adalah penurunan tingkat self-compassion. Self-compassion rendah apabila tidak segera ditangani akan berdampak pada pencapaian tugas perkembangan korban. Salah satu cara yang dapat dilakukan guru BK atau konselor dalam mengatasi permasalahan tersebut adalah dengan memberikan konseling kelompok feminis dengan teknik expressive writing untuk meningkatkan self-compassion siswa korban pelecehan seksual di SMP Negeri 2 Pakis. Penelitian ini bertujuan untuk menguji efektivitas konseling kelompok feminis dengan teknik expressive writing untuk meningkatkan self-compassion siswa korban pelecehan seksual. Metode yang digunakan dalam penelitian ini merupakan pendekatan kuantitatif dengan jenis eksperimen one group pretest posttest. Instrumen yang digunakan untuk mengukur pretest dan posttest dalam penelitian ini merupakan skala self-compassion yang diadaptasi dari Kristin Neff. Dari hasil uji validitas dan reliabilitas didapatkan sebanyak 17 item valid dengan taraf signifikansi 0.820. Dari total populasi sebanyak 26 siswa perempuan yang pernah mengalami pelecehan seksual kemudian dilakukan pemilihan sampel dengan teknik purposive sampling. Didapatkan subjek penelitian sebanyak 6 siswa perempuan korban pelecehan seksual yang berdasarkan hasil pretest menunjukkan tingkat self-compassion rendah. Analisis data menggunakan analisis deskriptif dan uji hipotesis menggunakan Uji Wilcoxon Signed Ranked Test. Hasil penelitian menunjukkan terdapat peningkatan skor self-compassion subjek setelah diberikan perlakuan. Selanjutnya dilakukan uji hipotesis menggunakan Uji Wilcoxon dan didapatkan hasil nilai Z sebesar ndash 2.207 dan signifikansi sebesar 0.027 atau kurang dari 0 05 yang artinya konseling kelompok feminis dengan teknik expressive writing efektif dalam meningkatkan self-compassion siswa korban pelecehan seksual. Saran yang diberikan kepada konselor yakni dapat mengembangkan variasi topik dalam sesi menulis untuk mengungkap permasalahan lain yang dialami konseli. Saran bagi peneliti selanjutnya yakni untuk memperluas cakupan jenis kelamin subjek dan juga dapat menggunakan kelompok kontrol sebagai pembanding.