Skripsi
Keterampilan berpikir sejarah siswa madrasah aliyah: studi kasus mata pelajaran sejarah kebudayaan islam / Candra Ulfa Kusuma Dewi
Abstrak
Artikel ini membahas keterampilan berpikir sejarah siswa Madrasah Aliyah di mana pengajaran Sejarah Kebudayaan Islam masih bersifat konvensional tanpa memberikan ruang cukup untuk pemikiran kritis. Melalui metode penelitian kualitatif studi kasus di salah satu Madrasah Aliyah di Malang Raya penelitian ini mengevaluasi penerapan keterampilan berpikir sejarah dalam konteks Kurikulum 2013 yang menuntut siswa mampu berpikir kronologis sebab-akibat perubahan dan keberlanjutan. Analisis hasil menunjukkan temuan terkait penerapan keterampilan berpikir sejarah dalam pembelajaran Sejarah Kebudayaan Islam yang belum maksimal dan memiliki kekurangan. Latar belakang konvensionalitas pengajaran menjadi hambatan dengan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) yang masih umum. Meskipun upaya melibatkan siswa dalam kegiatan pembelajaran pemanfaatan sumber belajar dari perpustakaan kurang optimal. Artikel ini menyoroti kelemahan dalam perencanaan pembelajaran menekankan perlunya perbaikan untuk memaksimalkan pengembangan keterampilan berpikir sejarah siswa Madrasah Aliyah