Disertasi
Pengembangan model manajemen pembelajaran tematik yang mengintegrasikan nilai karakter, kearifan lokal dengan pendekatan heutagogi di Sekolah Dasar / Nining Andriani
Abstrak
Konteks penelitian ini mengkaji persoalan manajemen pembelajaran yang sarat dengan nilai karakter dieksplorasi dikembangkan dan dicari solusi pemecahannya. Manajemen pembelajaran yang menjadi solusi adalah model manajemen pembelajaran tematik yang mengintegrasikan nilai karakter dan kearifan lokal dengan pendekatan huetagogi. Hal ini karena kedua muatan ini sebagai penyangga utama kehidupan masyarakat Indonesia. Tujuan dari penelitian ini menghasilkan model manajemen pembelajaran tematik yang mengintegrasikan pendidikan karakter kearifan lokal dan pendekatan heutagogi di SD Kabupaten Sumbawa Propinsi Nusa Tenggara Barat. Model yang ingin dihasilkan berupa seperangkat komponen yang saling berhubungan sebagai satu kesatuan yang digambarkan secara virtual dan verbal untuk mempresentasikan proses menejemen pembelajaran tematik. Metode penelitian menggunakan rancangan Research and Development (R amp D) oleh Borg amp Gall yang di modifikasi menjadi 5 langkah yaitu (1) penelitian awal (2) pengembangan produk awal (3) validasi ahli (4) ujicoba lapangan skala kecil dan (5) ujicoba lapangan skala menengah. Pada penelitian awal metode pengumpulan data yang digunakan adalah angket tertutup dan angket terbuka. Angket tertutup digunakan untuk validasi ahli manajemen ahli materi dan ahli media. Kemudian angket terbuka digunakan kepada kepala sekolah dan guru di SD Kabupaten Sumbawa. Hasil penelitian awal menghasilkan bahwa produk yang perlu dikembangkan adalah (1) model manajemen (gambar) (2) pedoman manajemen (3) perangkat manajemen (4) booklet manajemen dan (5) suplemen manajemen pembelajaran tematik yang mengintegrasikan nilai karakter kearifan lokal dan pendekatan huetagogi di sekolah dasar Kabupaten Sumbawa. Produk di validasi oleh 3 ahli yang terdiri dari (1) ahli manajemen (2) ahli materi dan (3) ahli media. Oleh 3 ahli tersebut produk dinilai memiliki tingkat kegunaan kemudahan penggunaan kelengkapan dan keterbacaan yang ldquo Sangat Tinggi rdquo .Ujicoba penggunaan produk dilakukan pada skala kecil dan skalamenengah. Ujicoba penggunaan produk dilakukan pada skala kecil dan skalamenengah. Hasil akhir produk berdasarkan ujicoba adalah pada (1) model manajemen (gambar) tingkat kegunaan tingkat kemudahan penggunaan tingkat kelengkapan dan tingkat keterbacaan ldquo Sangat Tinggi rdquo (2) pedoman model manajemen tingkat kegunaan tingkat kemudahan penggunaan tingkat kelengkapan dan tingkat keterbacaan ldquo Sangat Tinggi rdquo (3) perangkat model manajemen tingkat kegunaan tingkat kemudahan penggunaan tingkat kelengkapan dan tingkat keterbacaan ldquo Sangat Tinggi rdquo (4) booklet model manajemen tingkat kegunaan tingkat kemudahan penggunaan tingkat kelengkapan dan tingkat keterbacaan ldquo Sangat Tinggi rdquo (5) suplemen model manajemen tingkat kegunaan tingkat kemudahan penggunaan tingkat kelengkapan dan tingkat keterbacaan ldquo Sangat Tinggi rdquo .