Skripsi
Studi komparasi egress time bangunan terbuka dan bangunan tertutup (studi kasus Stadion Brawijaya dan Gor Jayabaya Kota Kediri) / Moh Rezaraf Sanzani Setyawan
Abstrak
Egress Time atau waktu evakuasi penonton pada Stadion dan Gedung olahraga merupakan salah satu hal yang penting dipertimbangkan untuk memberikan keamanan dan ketenangan bagi penonton yang ada pada bangunan. Tujuan sistem aksesibilitas dan perencanaa sirkulasi evakuasi yang memadai pada bangunan olahraga yaitu untuk memberikan jalur evakuasi yang mudah diakses oleh penonton dan meminimalisir penumpukan orang di pintu keluar. Pada penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui kondisi sirkulasi evakuasi bangunan mencari waktu paling paling efektif pada Stadion Brawijaya dan GOR Jayabaya yang berada di Kota Kediri dan perbedaan evakuasi penonton dalam keadaan kebakaran pada bangunan terbuka dan bangunan tertutup. Penelitian ini menggunakan metode penelitian eksperimental simulasi menggunakan aplikasi Pathfinder dan Pyrosim untuk mencari waktu evakuasi paling efektif pada setiap bangunan. Hasil akhir pada penelitian menunjukkan bahwa aksesibilitas pada Stadion Brawijaya dan GOR Jayabaya harus dilakukan perbaikan yang mengacu pada PERMENPORA No. 7 Tahun 2021 buku Guide to Safety at Sports Grounds dan PERMENPORA No. 0445 Tahun 2014. Pada Stadion Brawijaya dan GOR Jayabaya terdapat perbedaan dari hasil simulasi kebakaran yang menunjukkan bahwa persebaran api pada stadion tergantung pada arah angin yang berhembus sedangkan pada GOR persebaran api cenderung merata. Penyesuaian radial gangway dan pintu keluar pada kedua bangunan meningkatkan kecepatan waktu evakuasi menjadi 6 menit 31 detik pada Stadion Brawijaya dan 5 menit 28 detik pada GOR Jayabaya.