Tesis
Deteksi dini dan tatalaksana penanganan anak speech delay usia pra Sekolah (studi multisitus 3 lembaga Paud di Kota Malang), tesis, Jurusan Pendidikan Khusus, Universitas Negeri Malang / Ambar Kusuma Astuti
Abstrak
ABSTRAK Astuti Ambar Kusuma. 2023. Deteksi Dini Dan Tatalaksana Penanganan Anak Speech Delay Usia Pra Sekolah (Studi Multisitus 3 Lembaga Paud Di Kota Malang) Tesis Jurusan Pendidikan Khusus Universitas Negeri Malang. Pembimbing (1) Prof. Moh. Efendi M.Pd M.Kes (II) Dr Diniy Hidayatur Rohman S.Pd M.Pd Kata Kunci Speech delay Deteksi Dini Tatalaksana Penanganan Penelitian ini bertujuan untuk dapat memahami (1) bentuk-bentuk dari speech delay (2) faktor intern dan ekstern yang mempengaruhi speech delay (3) indikator yang mempengaruhi tumbuh kembang anak (4) tatalaksana penanganan speech delay. Untuk dapat mengungkap fenomena yang terjadi di masyarakat peneliti menggunakan desain penelitian Studi Multisitus dimana pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan tehnik wawancara observasi dan dokumentasi. Wawancara peneliti lakukan dengan informan orang tua/ guru subjek di kelas. Observasi peneliti lakukan dengan cara mengamati subjek ketika berada di lingkungan sekolah dan juga di rumah. Sedangkan agar temuan yang peneliti lakukan dapat dinyatakan valid maka keabsahan data menggunakan (1) ketekunan/ keajegan pengamatan (2) triangulasi dan (3) ketercakupan referensi Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) bentuk-bentuk speech delay yang meliputi fungsional dimana gangguan berbicara dikarenakan pola asuh yang salah dan kurangnya ilmu pendidikan/ parenting bagi orang tua mulai dari saat kehamilan hingga anak lahir Pemberian gadget yang berlebihan menjadikan anak kurang bisa melakukan interaksi 2 arah sehingga mempengaruhi perkembangan bahasa anak yang menyebabkan komunikasi dan perilaku anak menyimpang. Bentuk ini peneliti temui pada 3 lembaga tersebut di atas. Sedangkan bentuk Non Fungsional peneliti temui pada 1 lembaga. Selain itu faktor intern dan ekstern di temukan bahwa penyebab terbesar yang telah terjadi pada anak yang mengalami speech delay lebih dominan pada faktor eksternal. Saran yang bisa peneliti berikan kepada guru atau sekolah (1) memberikan parenting (2) pelatihan untuk guru. Bagi orang tua mengikuti parenting (2) lebih terbuka terhadap guru dan sekolah terkait perkembangan dan kondisi anak (3) dapat menerima dan memahami kebiasaan yang dimiliki oleh anak.