Skripsi
Perencanaan dan pengendalian persediaan material menggunakan simulasi monte carlo dan eoq probabilistik (studi kasus: PT PLN UP3 Kediri) / Febrina Dzuldah Yudistira
Abstrak
PT PLN UP3 Kediri adalah Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan yang berorientasi khususnya pada zona Kediri Tulungagung dan Blitar. Material pada kegiatan tersebut adalah kWh METER 5-80 A MCB 16 A MCB 25 A CABLE POWER NFA2X-T 3X70 1X70 yang merupakan material utama dalam pelayanan pasang baru dan perubahan daya. Pada data historis permintaan menunjukkan adanya stockout pada material utama tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan permintaan material per hari pada bulan Januari ndash Desember 2023 dengan Simulasi Monte Carlo Selain itu menentukan kuantitas pemesanan yang ekonomis reorder point dan safety stock menggunakan metode EOQ probabilistik terhadap material dan membandingkan total biaya persediaan material hasil penelitian dengan kondisi saat ini. Pada penelitian ini analisis dilakukan dengan dua metode dengan mengintegrasikan metode Simulasi Monte Carlo dan EOQ Probabilistik. Pada Simulasi Monte Carlo data permintaan yang digunakan adalah data permintaan harian material tahun 2022. Hasil peramalan permintaan tersebut digunakan pada metode EOQ Probabilistik untuk menentukan kuantitas pemesanan yang ekonomis titik pemesanan kembali dan persediaan pengaman yang akan mengurangi tingkat kekurangan material dan mengoptimalkan total biaya persediaan. Pada perhitungan EOQ Probabilistik dibutuhkan data tentang kebijakan manajemen persediaan perusahaan. Hasil penelitian dengan metode Simulasi Monte Carlo diperoleh kWh METER 5-80A MCB 16A MCB 25A CABLE POWER NFA2X-T 3X70 1X70 berturut-turut sejumlah 1076 unit 321 unit 340 unit 99.020 meter. Dengan analisis EOQ Probabilistik pada material kWh METER 5-80A MCB 16A MCB 25A CABLE POWER NFA2X-T 3X70 1X70 kuantitas pemesanan yang ekonomis berturut-turut sebesar 72 unit 47 unit 48 unit 4000 meter. Persediaan pengaman berturut-turut sebesar 12 unit 5 unit 7 unit dan 1518 meter. Titik pemesanan kembali berturut-turut sebesar 73 unit 54 unit 53 unit dan 6469 meter. Total biaya persediaan dan frekuensi pemesanan lebih rendah dibandingkan dengan kebijakan Perusahaan. Pada material kWh METER 5-80 A MCB 16A MCB 25A CABLE POWER NFA2X-T 3X70 1X70 penurunan biaya persediaan berturut-turut sebesar Rp9.400.394 Rp117.629 Rp87.462 Rp2.575.183. Dengan demikian hasil penelitian ini dapat meningkatkan efisiensi operasional dengan mengurangi total biaya persediaan dan meningkatkan pelayanan bagi pelanggan.