Disertasi
Pengembangan e-modul berbasis techno geospatial dan efektivitasnya terhadap kompetensi technological pedagogical and content knowledge (tpack) calon guru geografi / Bayu Wijayanto
Abstrak
RINGKASAN Wijayanto Bayu. 2023. Pengembangan E-Modul Berbasis Techno Geospatial dan Efektivitasnya Terhadap Kompetensi Technological Pedagogical and Content Knowledge (TPACK) Calon Guru Geografi. Disertasi. Program Studi Pendidikan Geografi. Pascasarjana Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Prof. Dr. Sumarmi M.Pd. (II) Prof. Dr. Dwiyono Hari Utomo M.Pd. M.Si. (III) Dr. Budi Handoyo M.Si. Kata Kunci E-Modul Techno geospatial TPACK Literasi digital dalam pendidikan abad 21 menjadi perhatian dunia. Pada konteks global berkembang kompetensi TPACK. Studi geografi merupakan bagian dari mata pelajaran inti dan tema abad ke-21. Mempersiapkan calon guru geografi untuk menginterasikan teknologi dalam pembelajaran adalah persiapan awal dalam ketercapaian pendidikan abad 21. Hasil studi literatur menemukan fakta bahwa kompetensi TPACK calon guru masih dalam kategori rendah. Aspek penting dalam peningkatan kompetensi TPACK calon guru yaitu modul yang diberikan pada perkuliahan. Peningkatan kompetensi TPACK calon guru geografi dengan basis teknologi geospasial belum pernah dilakukan. Ketersediaan e-modul dalam perkuliahan di Indonesia masih sangat terbatas. Analisis kebutuhan menunjukkan mayoritas mahasiswa calon guru saat ini mendapatkan sumber belajar dari internet. Calon guru berharap teknologi yang dimasukkan ke dalam setiap perkuliahan. Calon guru geografi yang terbiasa menggunakan teknologi geospasial memiliki kompetensi TPACK yang lebih tinggi dibandingkan dengan calon guru yang tidak menggunakan teknologi geospasial. E-modul berbasis techno geospatial merupakan solusi dari permasalahan di atas. Penelitian ini bertujuan untuk 1) menghasilkan e-modul geomorfologi umum yang mengacu model konseptual berbasis techno geospatial 2) mengetahui efektivitas e-modul berbasis techno geospatial terhadap kompetensi TPACK calon guru geografi. Penelitian ini menggunakan model pengembangan menurut Borg dan Gall (1983). Tujuan penelitian satu dilakukan pada semua langkah pengembangan sedangkan tujuan penelitian dua dijawab pada langkah pengembangan main field testing dan operational field testing. Peneliti mengembangkan e-modul berbasis techno geospatial pada mata kuliah geomorfologi umum yang merupakan mata kuliah wajib pada jurusan geografi sehingga menghasilkan e-modul yang lebih efektif. Hasil penelitian dan pengembangan menunjukkan bahwa 1) E-modul berbasis techno geospatial telah memenuhi kriteria sangat layak untuk digunakan dalam pembelajaran pada program studi pendidikan geografi. E-modul berbasis techno geospatial yang dikembangkan telah melalui tahapan validasi ahli materi desain instruksional media dan bahasa dengan hasil sangat layak. Hasil analisis uji keterpahaman menunjukkan bahwa nilai rata-rata persentase berada pada kategori tinggi. 2) Terdapat perbedaan kompetensi TPACK calon guru geografi pada kelas yang menggunakan e-modul berbasis techno geospatial dengan kelas yang tidak menggunakan e-modul berbasis techno geospatial. E-modul berbasis techno geospatial mendapatkan respon sangat baik oleh mahasiswa calon guru geografi pada aspek kegrafikan kebahasaan dan materi. E-modul berbasis techno geospatial mendukung teori pembelajaran konstruktivisme. E-modul berbasis techno geospatial yang dikembangkan telah mencerminkan konsep teori konstruktivisme yang mengarahkan peserta didik untuk melakukan pengamatan dan analisis dari sebuah materi untuk dikenali dan disusun secara mandiri. E-modul berbasis techno geospatial yang dikembangkan sesuai dengan konsep Zone of Proximal Development (ZPD). Teknologi geospasial yang terintegrasi dengan e-modul sebagai penunjang interaksi antara mahasiswa dengan dosen dalam mendukung peserta didik selama menempuh proses pembelajaran. E-modul berbasis techno geospatial juga mendukung teori pemrosesan informasi. E-modul berbasis techno geospatial disusun dan dikembangkan sesuai dengan kerangka yang dapat memudahkan informasi diproses dan disimpan dalam waktu yang lama dengan fitur dan visualisasi dalam e-modul berbasis techno geospatial. E-modul berbasis techno geospatial dikembangkan dan diimplementasikan untuk mengetahui keefektifannya terhadap kompetensi TPACK calon guru geografi. Tujuan tersebut dapat dicapai melalui pembelajaran yang memanfaatkan e-modul berbasis techno geospatial. Karakteristik geografi membuat e-modul berbasis techno geospatial dapat dikembangkan pada seluruh mata kuliah pada program studi pendidikan geografi. Model konseptual e-modul berbasis techno geospatial dapat dijadikan sebagai referensi bagi dosen untuk mengembangkan e-modul pada mata kuliah yang lain. E-modul berbasis techno geospatial dapat dimanfaatkan oleh mahasiswa dalam bidang pendidikan geografi terutama dalam meningkatkan kompetensi TPACKnya.