Skripsi
Analisis potensi pembangkit listrik aliran limpasan bendungan bendo ponorogo untuk pembangkit listrik tenaga mikrohidro (PLTMH) Kecamatan Sawo, Kabupaten Ponorogo / AZKA ABDA MAULANA
Abstrak
Penelitian ini mengenai Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro yang merupakan salah satu energi terbarukan. Lokasi yang dipilih dalam penelitian ini adalah Bendungan Bendo Ponorogo Desa Ngindeng Kecamatan Sawoo Kabupaten Ponorogo Provinsi Jawa Timur. Waduk ini dibangun dengan membendung Sungai Keyang di Desa Ngindeng. Pada bendungan terdapat aliran pelimpas yang dapat dimanfaatkan sebagai Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro. Tujuan dalam penelitian ini untuk menentukan proses penentuan dan perhitungan debit andalan yang dihasilkan oleh aliran limpasan Bendungan Bendo Ponorogo menggunakan metode Flow Duration Curve (FDC) sehingga dapat mengetahui seberapa besar nilai potensi daya dan energi yang dihasilkan dari debit aliran limpasan Bendungan Bendo Ponorogo. Analisis data dalam penelitian ini adalah data kuantitatif untuk penentuan debit andalan pada penelitian ini menggunakan metode FDC. Melalui analisis perhitungan data didapatkan hasil FDC data harian tahun 2022 dengan probabilitas 80% debit air mencapai 95 62 m3/s untuk probabilitas 90% dihasilkan debit air sebesar 90.55 m3/s. Untuk FDC debit andalan bulan tertinggi tahun 2022 terjadi pada bulan Maret dimana pada probabilitas 80% didapatkan debit air sebesar 230 25 m3/s pada probabilitas 90% didapat debit air sebesar 223 18 m3/s. Untuk FDC debit andalan terendah pada tahun 2022 terjadi pada bulan Agustus dimana pada probabilitas 80% didapatkan debit air sebesar 78 56 m3/s sedangkan pada probabilitas 90% didapat debit air sebesar 70 09 m3/s. Daya yang dapat dibangkitkan oleh debit air aliran limpasan Bendungan Bendo Ponorogo memiliki total daya dengan efisiensi turbin 70% sebesar 143.429 KW dan memiliki rata-rata daya yang dibangkitkan perbulan sebesar 11.952 KW. Sedangkan dengan efisiensi turbin 75% sebesar 153.673 KW dan memiliki rata-rata daya yang dibangkitkan perbulan sebesar 12.806 KW. Sedangkan pada efisiensi turbin 80% sebesar 163.919 KW dan memiliki rata-rata daya yang dibangkitkan perbulan sebesar 13.660 KW. Hasil perhitungan dari energi yang dapat dibangkitkan oleh debit air aliran limpasan Bendungan Bendo Ponorogo dengan efisiensi turbin sebesar 70% memiliki total energi sebesar 104.897.857 KWH dan memiliki rata-rata energi yang dibangkitkan perbulan sebesar 8.741.488 KWH sedangkan dengan efisiensi turbin sebesar 75% memiliki total energi sebesar 111.939.889 KWH dan memiliki rata-rata energi yang dibangkitkan perbulan sebesar 9.328.324 KWH dan dengan efisiensi turbin sebesar 70% memiliki total energi sebesar 119.846.654 KWH dan memiliki rata-rata energi yang dibangkitkan perbulan sebesar 9.987.221 KWH.